Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Prediksi Juventus vs PSV: Duel Kolo Muani dan Perisic Jadi Kunci di Liga Champions

Heri Sugiarto • Rabu, 12 Februari 2025 | 00:49 WIB

Juventus akan menjamu PSV Eindhoven dalam leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions 2024/2025 di Turin, Rabu (12/2) dini hari pukul 03:00 WIB. (Foto: UEFA.com)
Juventus akan menjamu PSV Eindhoven dalam leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions 2024/2025 di Turin, Rabu (12/2) dini hari pukul 03:00 WIB. (Foto: UEFA.com)
PADEK.JAWAPOS.COM-Juventus akan menjamu PSV Eindhoven dalam leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions 2024/2025 di Turin, Rabu (12/2) dini hari pukul 03:00 WIB.

Bianconeri berambisi memanfaatkan laga kandang ini untuk membangun keunggulan sebelum bertandang ke Belanda pekan depan.

Pelatih Juventus, Thiago Motta, telah mengumumkan skuadnya untuk laga penting ini. Ia harus menghadapi absennya enam pemain kunci, yakni Gleison Bremer, Pierre Kalulu, Juan Cabal, Andrea Cambiaso, dan Arkadiusz Milik akibat cedera.

Selain itu, rekrutan anyar Alberto Costa tidak terdaftar untuk kompetisi Eropa sehingga tak bisa dimainkan.

Dusan Vlahovic tersedia tetapi kemungkinan memulai dari bangku cadangan, dengan Randal Kolo Muani berpotensi menjadi ujung tombak Juventus.

Baca Juga: Manchester City vs Real Madrid: Ancelotti Berpikir Keras, Guardiola Akui Sulit Kontrol Vinicius, Mbappe, Rodrygo dan Bellingham

Penyerang asal Prancis itu tampil impresif sejak bergabung dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain, mencetak lima gol dalam tiga laga pertamanya.

Menariknya, pemain terakhir yang mencetak gol dalam tiga laga pertamanya bersama Juventus adalah legenda klub, Roberto Baggio.

Motta juga diprediksi akan menurunkan starting XI termuda Juventus dalam fase gugur Liga Champions.

Perjalanan Juventus dan PSV di Liga Champions

Juventus lolos ke babak playoff setelah finis dengan 12 poin dari delapan pertandingan di fase liga.

Sejak mengalahkan PSV 3-1 pada laga pembuka fase liga September lalu, performa Juventus tidak begitu impresif, hanya meraih dua kemenangan dan tiga hasil imbang dalam tujuh laga berikutnya.

Baca Juga: Purnama Bulan Salju, Fenomena Terindah di Bulan Februari, Yuk Saksikan

Sebaliknya, PSV terus menunjukkan peningkatan signifikan di Liga Champions.

Setelah kekalahan dari Juventus, tim asuhan Peter Bosz bangkit dengan mencatat empat kemenangan, termasuk kemenangan penting atas Liverpool di Matchday 8, serta dua hasil imbang, mengakhiri fase liga dengan 14 poin.

Menariknya, PSV memiliki beberapa pemain yang cukup familiar dengan sepak bola Italia. Salah satunya adalah Jerdy Schouten, yang pernah bermain di Serie A bersama Bologna di bawah asuhan Thiago Motta pada musim 2022/2023.

Motta dan Locatelli Waspadai PSV

Dalam konferensi pers jelang laga, Locatelli menegaskan pentingnya memulai pertandingan dengan pendekatan yang tepat.

"Besok, kami akan bermain di hadapan para penggemar kami melawan lawan hebat yang bermain sepak bola dengan baik," ujar Locatelli.

"Mereka tim muda yang sudah pernah kami hadapi, tetapi ini pasti akan menjadi pertandingan yang berbeda. Kemenangan selalu membantu dan bisa memberi kami dorongan besar," tambahnya.

Sementara itu, Motta mengungkapkan kualitas PSV yang bermain dengan intensitas tinggi dan penguasaan bola yang baik.

Baca Juga: Peluncuran IETF, PLN Dapatkan Dukungan Hibah senilai 6,5 Juta Euro dari EU dan AFD

"PSV adalah tim muda yang bermain sepak bola dengan baik dan menekan dengan berani," kata Motta.

"Pada bulan September, kami kesulitan karena penguasaan bola mereka. Jadi kami harus siap menghadapi situasi apapun. Kami sangat menghormati pemain dan pelatih mereka," imbuhnya.  

Motta juga menegaskan bahwa Juventus harus disiplin dalam menjalankan taktik mereka untuk mengatasi tekanan tinggi PSV.

"Kita semua tahu bahwa ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami bermain di kandang dengan rasa hormat sebesar-besarnya kepada PSV, tetapi kami harus memainkan permainan kami sendiri. Intensitas, kecepatan, dan dinamisme akan menjadi kunci bagi kami untuk mencapai tujuan, yaitu lolos ke babak berikutnya," jelasnya.

Baca Juga: Sjafrie Sjamsoeddin Lantik Deddy Corbuzier jadi Staf Khusus Menteri Pertahanan

PSV Siap Andalkan Perisic, Bosz Percaya Diri  

Di sisi lain, pelatih PSV, Peter Bosz, percaya bahwa pengalaman Ivan Perisic di Liga Champions dan pengalamannya bermain di Italia akan menjadi faktor kunci dalam pertandingan ini.

"Dia memiliki pengalaman di Liga Champions dan mengenal sepak bola Italia dengan baik," ujar Bosz, seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.

Menurut Voetbalzone, Perisic diperkirakan akan masuk starting XI PSV menggantikan Noa Lang.

Bosz juga menegaskan bahwa mentalitas timnya akan berperan besar dalam menghadapi Juventus.

"Anda mendapatkan energi dari hasil yang baik, dari pertandingan yang bagus, dan dari keberanian. Bukan dengan takut menghadapi tantangan. Saya menghormati pemain yang berani mengambil risiko daripada mereka yang lari dari tanggung jawab," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Juventus adalah klub level atas. "Saat ini mereka tidak bersaing untuk gelar Serie A, jadi mereka terkadang kurang konsisten, sama seperti kami. Namun, mereka tetap tim yang harus kami hormati," ungkap dia.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#jadwal liga champions #psv eindhoven #prediksi juventus vs psv #Perisic #Head to head Juventus vs PSV #liga champions #Juventus vs PSV #Kolo Muani #juventus