The Gunners berupaya bangkit usai kekalahan di semifinal Piala Carabao melawan Newcastle United dan tetap berupaya menekan Liverpool di puncak klasemen dengan selisih tujuh poin.
Meski kalah dari Newcastle, Arsenal sebelumnya berhasil mengalahkan Manchester City. Namun, masalah di lini serang menjadi tantangan bagi Mikel Arteta, terutama dengan absennya beberapa pemain kunci.
Arsenal Krisis Pemain di Lini Depan
Arteta harus menyusun strategi tanpa pencetak gol terbanyak Kai Havertz, yang dipastikan absen hingga akhir musim.
Absennya Havertz menambah daftar cedera Arsenal setelah Gabriel Martinelli juga dipastikan menepi hingga Maret.
Selain itu, Gabriel Jesus tidak akan bermain lagi di musim 2024/2025.
Sementara Bukayo Saka masih dalam masa pemulihan dan diperkirakan baru bisa kembali bulan depan.
Dengan kondisi tersebut, Arsenal hanya memiliki Leandro Trossard, Raheem Sterling, dan Ethan Nwaneri sebagai penyerang senior yang fit.
“Ada beberapa hal yang harus kami sesuaikan, dan itu mendatangkan peluang lain karena kami akan memiliki lini depan pemain yang berbeda,” ujar Arteta.
Ia juga menegaskan akan menjajaki kemungkinan merekrut pemain bebas transfer untuk menambah kedalaman skuad.
Tawaran William Saliba
Di tengah krisis lini depan, Arteta mendapat tawaran tak terduga dari bek tengah William Saliba, yang diketahui pernah bermain sebagai penyerang saat masih kecil di Bonny, klub yang sama dengan Kylian Mbappe.
"Willy sangat lucu. Langsung saja itu salah satu reaksinya untuk menawarkan diri bermain di lini serang. Memang benar dia dulu bermain di sana dan mencetak banyak gol. Namun, mungkin banyak pemain yang pernah melakukannya saat masih muda," jelas Arteta.
Leandro Trossard diperkirakan akan menjadi ujung tombak Arsenal dalam pertandingan ini.
Kemenangan menjadi harga mati bagi The Gunners jika masih ingin bersaing di perburuan gelar juara Liga Inggris.
Jika gagal meraih tiga poin, peluang untuk menyalip Liverpool akan semakin menipis.
Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi Arsenal, yang kini harus mengandalkan skuad terbatas untuk tetap bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris.(*)
Editor : Heri Sugiarto