Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ancelotti Sebut Kesalahan Terjemahan Penyebab Kartu Merah Bellingham

Heri Sugiarto • Minggu, 16 Februari 2025 | 01:45 WIB

Jude Bellingham menerima kartu merah langsung pada menit ke-39 pertandingan Real Madrid melawan Osasuna yang berakhir 1-1. (Foto: X)
Jude Bellingham menerima kartu merah langsung pada menit ke-39 pertandingan Real Madrid melawan Osasuna yang berakhir 1-1. (Foto: X)
PADEK.JAWAPOS.COM-Real Madrid gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Osasuna dalam lanjutan La Liga 2024/2025.

Laga di Stadion El Sadar pada Sabtu (15/2/2025) malam WIB berakhir dengan skor 1-1 setelah Kylian Mbappe dan Ante Budimir mencetak gol untuk masing-masing tim.

Namun, sorotan utama dalam pertandingan ini adalah kartu merah yang diterima Jude Bellingham pada menit ke-39.

Gelandang asal Inggris itu diusir keluar lapangan setelah melakukan protes keras kepada wasit. Keputusan wasit tersebut memicu kontroversi dan perdebatan.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti langsung membela Bellingham usai pertandingan.

Ia menilai kartu merah yang diberikan wasit Jose Luis Munuera Montero terlalu berlebihan dan terjadi karena karena kesalahan dalam menerjemahkan kata-kata yang diucapkan oleh gelandang asal Inggris tersebut.

“Bellingham tidak melakukan sesuatu yang layak diganjar kartu merah,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

"Dia hanya memprotes dan mengatakan, 'Jika ini dianggap pelanggaran, maka yang lain juga harus penalti. Jangan ganggu saya.' Kartu merah itu muncul karena wasit gugup. Bellingham tidak melakukan apa pun yang pantas membuatnya diusir dan wasit membuat kesalahan dalam menerjemahkannya," jelas Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Sang pelatih juga menegaskan bahwa pemainnya tidak mengucapkan kata-kata kasar atau menghina wasit.

"Saya lebih suka berbicara dengan wasit langsung daripada dengan Bellingham. Saya pikir wasit melakukan kesalahan dalam memahami konteks ucapan Bellingham," tambahnya.

Komentar ini semakin memanaskan kontroversi yang sudah berlangsung lama terkait keputusan wasit di La Liga yang kerap dianggap merugikan Real Madrid musim ini.

Mbappe dan Budimir Cetak Gol

Sebelum insiden kartu merah, Madrid sejatinya tampil dominan dan membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-15.

Baca Juga: Atletico Berpeluang Rebut Puncak Klasemen La Liga usai Real Madrid Ditahan Osasuna 1-1

Bintang Prancis itu mencetak gol ke-18 di La Liga musim ini setelah menyambar umpan silang dengan penyelesaian tajam yang tak mampu dihentikan kiper Osasuna.

Namun, keunggulan Madrid sirna pada menit ke-58 setelah Ante Budimir sukses mengeksekusi penalti.

Hadiah penalti diberikan setelah wasit meninjau VAR dan menilai bahwa Aurelien Tchouameni melakukan pelanggaran terhadap Budimir di kotak penalti.

Gol ini menjadi gol ke-13 Budimir di musim ini, semakin mengukuhkan dirinya sebagai andalan lini depan Osasuna.

Madrid Terancam di Puncak Klasemen 

Hasil imbang ini membuat Real Madrid tetap berada di puncak klasemen La Liga, tetapi dengan selisih yang semakin tipis.

Los Blancos kini hanya unggul dua poin dari Atletico Madrid, yang akan bermain melawan Celta Vigo setelah laga ini.

Jika Atletico menang, mereka akan naik ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Madrid.

Sementara itu, Barcelona juga mengintai di peringkat ketiga dengan selisih tiga poin dari Madrid, menjadikan persaingan di papan atas semakin ketat.

Real Madrid akan menghadapi laga berat pekan depan dengan menjamu Sevilla di Santiago Bernabeu, sementara Osasuna akan bertandang ke markas Real Betis.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Klasemen La Liga #kartu merah bellingham #carlo ancelotti #Jude Bellingham #Hasil La Liga Spanyol 2025 #kylian mbappe #la liga #Osasuna vs Real Madrid #Perkataan Bellingham ke Wasit