Everton sempat unggul lebih dulu melalui gol Beto dan Abdoulaye Doucoure di babak pertama.
United tampak kesulitan dan hampir menelan kekalahan ketiga berturut-turut di Liga Inggris, yang juga akan menjadi kekalahan kesembilan dari 15 pertandingan sejak Ruben Amorim mengambil alih kepelatihan pada November lalu.
Harapan United mulai muncul pada menit ke-72 ketika Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas melengkung yang tidak mampu dihalau kiper Everton.
Delapan menit berselang, Ugarte menyamakan kedudukan dengan tembakan dari luar kotak penalti, menyelamatkan satu poin bagi Setan Merah.
Gol terakhir Ugarte di level klub sebelum laga ini tercatat terjadi pada Februari 2021 saat masih membela Famalicao di Liga Portugal.
Drama terjadi di masa tambahan waktu ketika Everton sempat mendapat hadiah penalti setelah Harry Maguire dianggap melanggar Ashley Young. Namun, setelah tinjauan VAR, wasit membatalkan keputusannya.
Meski berhasil meraih hasil imbang, performa United masih menjadi sorotan. Amorim mengakui bahwa timnya menghadapi banyak masalah dan perlu fokus bertahan hingga akhir musim.
"Saat ini, kami harus fokus dari hari ke hari. Kami perlu bertahan di musim ini terlebih dahulu sebelum memikirkan ke depan. Ada banyak masalah yang harus kami atasi," ujar Amorim.
Kapten United, Bruno Fernandes juga mengkritik penampilan timnya di babak pertama.
"Kami memulai pertandingan terlalu lambat. Kami tidak cukup bergerak dan terlalu statis. Ini membuat kami sulit menciptakan peluang," kata Fernandes kepada TNT Sports.
Sementara itu, Everton memperpanjang rekor tak terkalahkan di bawah asuhan David Moyes menjadi enam pertandingan sejak sang pelatih kembali ke Goodison Park bulan lalu.(*)
Editor : Heri Sugiarto