Duel yang dikenal sebagai Intercontinental Derby ini akan dipimpin oleh wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, yang ditunjuk oleh Komite Pusat Wasit Turki.
Vincic, yang sebelumnya memimpin final Liga Champions UEFA 2024 dan final Liga Europa 2022, akan menjadi wasit asing pertama yang memimpin pertandingan Superliga Turki sejak 1970.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Galatasaray saat ini berada di puncak klasemen Superliga Turki dengan 63 poin di bawah asuhan Okan Buruk. Sementara itu, Fenerbahce yang dibor oleh Jose Mourinho menempati posisi kedua dengan 57 poin.
Galatasaray datang ke laga ini dengan modal kemenangan tandang 2-1 atas Rizespor pekan lalu, berkat dua gol Victor Osimhen.
Baca Juga: Angkasa Expo 2025 di Lanud Sutan Sjahrir: Menanamkan Cinta Dirgantara bagi Generasi Muda
Namun, Galatasaray gagal melaju ke babak 16 besar Liga Europa setelah bermain imbang 2-2 melawan AZ Alkmaar di leg kedua babak playoff, tersingkir dengan agregat 6-3.
Fenerbahce sendiri tidak terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka mengalahkan Kasımpaşa 3-1 pekan lalu di liga, dengan Youssef En-Nesyri mencetak dua gol.
Tren kemenangan Fenerbahce terhenti setelah bermain imbang 2-2 melawan Anderlecht di Liga Europa, tetapi tetap melaju ke babak 16 besar dengan agregat 5-2.
Catatan Pertemuan dan Statistik
Kedua tim telah bertemu dalam 279 pertandingan kompetitif. Fenerbahce unggul dengan 101 kemenangan, sementara Galatasaray mengoleksi 87 kemenangan, dan 91 laga berakhir imbang.
Pada pertemuan pertama musim ini, Galatasaray meraih kemenangan tandang 3-1 pada September lalu, membalas kekalahan kandang mereka dari musim sebelumnya.
Baca Juga: Josal FC Perkasa di Liga 4 Asprov PSSI Sumbar, Lumat RFT FC dengan Skor 8-1
Dalam enam pertemuan terakhir, Fenerbahce hanya sekali menang atas Galatasaray dan gagal mencetak gol dalam empat laga di periode tersebut.
Dari sisi pertahanan, kedua tim memiliki rekor yang sama, masing-masing kebobolan 23 gol dalam 23 pertandingan liga musim ini.
Tapi, Fenerbahce lebih produktif dengan mencetak 60 gol, dibandingkan Galatasaray yang mencatatkan 59 gol.
Galatasaray hanya mengalami satu kekalahan di liga sejak November 2023, dan itu terjadi di kandang melawan Fenerbahce.
Kondisi Skuad
Dari sisi pemain, Galatasaray kemungkinan tidak akan diperkuat Yunus Akgün yang masih diragukan kebugarannya setelah absen dalam lima pertandingan terakhir. Mauro Icardi absen dalam jangka waktu lama, sementara Alvaro Morata juga dipastikan tidak bisa tampil.
Di kubu Fenerbahce, Jose Mourinho harus kehilangan Jayden Oosterwolde dan Rodrigo Becao yang cedera jangka panjang.
Baca Juga: Epson Umumkan Perubahan Kepemimpinan, Junkichi Yoshida Ditunjuk sebagai Presiden Baru
Selain itu, Caglar Soyuncu dan Diego Carlos juga tidak tersedia, tetapi Sebastian Szymanski kembali dari skorsing.
Kedua tim sedang dalam performa yang mengesankan. Fenerbahce datang dengan rekor tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir, termasuk 11 kemenangan, serta meraih tiga kemenangan beruntun di liga pada 2025 dengan total sembilan gol.(*)
Editor : Heri Sugiarto