Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa peserta Liga 2 musim depan akan dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi sepuluh tim.
"Pada fase grup, formatnya triple round robin. Setiap tim akan bertemu lawan yang sama sebanyak tiga kali dengan sistem home-away. Pada pertemuan ketiga, akan ditentukan siapa yang bermain kandang dan tandang secara acak," ujar Ferry.
Setelah fase penyisihan, tim teratas dari masing-masing grup akan bertemu di final untuk menentukan juara Liga 2. Sementara itu, dua tim runner-up akan berduel untuk memperebutkan posisi ketiga.
"Yang promosi ke Liga 1 tetap tiga tim. Juara dari masing-masing grup akan bertarung untuk menentukan juara sejati, sedangkan dua tim runner-up akan menjalani playoff untuk memperebutkan satu tiket promosi ke Liga 1," tambah Ferry.
Sementara itu, untuk tim yang harus turun kasta, Ferry menjelaskan bahwa juru kunci dari masing-masing grup otomatis terdegradasi ke Liga 3. Selain itu, tim peringkat kesembilan di tiap grup akan bertanding dalam laga playoff untuk menentukan tim ketiga yang harus turun kasta.
Dengan format baru ini, persaingan di Liga 2 diprediksi akan semakin ketat dan menarik. Setiap tim harus berjuang lebih keras untuk bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia atau bahkan meraih tiket promosi ke Liga 1. (jpg)
Editor : Hendra Efison