Real Madrid memulai laga dengan agresif. Rodrygo membuka keunggulan dengan gol cepatnya pada menit ke-4 lewat aksi individu yang memukau, setelah menerima assist panjang dari Valverde.
Namun, tim tamu berhasil bangkit dan mulai menguasai bola lebih baik. Pada menit ke-32, Julian Alvarez mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan celah di lini belakang Madrid.
Gol ini menjadi yang ketujuh bagi Alvarez dalam sembilan penampilan terakhirnya, dan membawa Atletico menyamakan kedudukan 1-1 saat turun minum.
Diaz Jadi Penyelamat Real Madrid
Memasuki paruh kedua, Madrid dan Atletico bermain ketat hingga akhirnya Brahim Diaz muncul sebagai pahlawan.
Pada menit ke-55, Diaz menerima umpan dari Mendy di dalam kotak penalti, melewati kepungan pemain bertahan Atletico, lalu melepaskan tembakan yang melewati Jan Oblak.
Gol ini membangkitkan semangat para pendukung di Bernabeu, sementara Atletico kembali dipaksa mengejar ketertinggalan.
Peluang di Pengujung Laga
Atletico hampir menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, tetapi pertahanan solid Madrid mampu meredam serangan.
Pada masa injury time Real Madrid berpeluang memperbesar keunggulan ketika Kylian Mbappe menerima bola di sisi kanan dan mengirim umpan ke Vinicius Jr. Namun, komunikasi yang kurang baik membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Setelah itu, bek Atletico, Jose Gimenez, melakukan tekel krusial untuk menggagalkan serangan balik Vinicius, dan skor tetap 2-1 hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini memberi keuntungan bagi Real Madrid, tetapi mereka masih harus berjuang di leg kedua menghadapi Atletico yang terkenal tangguh di kandang.
Dengan agregat sementara 2-1, duel leg kedua di Wanda Metropolitano dipastikan akan berlangsung sengit. Atletico tentu akan berusaha membalikkan keadaan demi tiket ke perempat final Liga Champions.(*)
Editor : Heri Sugiarto