Pertandingan yang berlangsung di bawah sorotan mata 22.000 penonton itu menyuguhkan drama penuh kejutan.
Liverpool yang selama ini tak terkalahkan di laga tandang musim ini, harus mengakui keunggulan Fulham yang tampil penuh semangat dan disiplin.
Gol pembuka dicetak oleh Alexis Mac Allister pada menit ke-20, memanfaatkan momentum awal dari dominasi The Reds.
Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Fulham membalikkan keadaan lewat performa gemilang di babak pertama.
Ryan Sessegnon mencetak gol penyeimbang dengan tembakan voli keras, sebelum Alex Iwobi dan Rodrigo Muniz menambah keunggulan menjadi 3-1 hanya dalam rentang waktu 14 menit.
Liverpool sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Luis Diaz di menit ke-72 hasil assist Conor Bradley.
Tapi, Fulham mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Kekalahan ini tidak menggoyahkan posisi Liverpool di puncak klasemen dengan 73 poin dari 31 pertandingan.
Pasukan Arne Slot masih unggul 11 poin dari Arsenal dan membutuhkan maksimal 11 poin dari tujuh laga sisa untuk mengamankan gelar juara liga.
Sementara itu, Fulham naik ke posisi kedelapan klasemen dengan 48 poin.
Tim asuhan Marco Silva kini hanya terpaut tiga angka dari Manchester City di peringkat kelima, posisi yang kemungkinan besar akan memberikan tiket ke Liga Champions musim depan.
Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Liverpool, terutama lini belakang yang tampil di bawah performa. Dengan tekanan perebutan gelar semakin tinggi, setiap poin kini menjadi sangat krusial di sisa musim Liga Inggris.(*)
Editor : Heri Sugiarto