Aston Villa vs Paris Saint-Germain, MAGIS VILLA PARK SULIT MENOLONG
Novitri Selvia• Selasa, 15 April 2025 | 10:30 WIB
Ousmane Dembele.(IG PSG)
PADEK.JAWAPOS.COM-Villa Park telah menyulitkan klub-klub Eropa berpengalaman di Liga Champions musim ini. Bayern Munchen dan Juventus gagal meraih kemenangan di kandang Aston Villa tersebut dalam fase league.
Bahkan, Bayern dipaksa menelan kekalahan 0-1 (3/10/2024). Aston Villa juga mencatatkan streak menang dalam tiga laga kandang terakhir di Eropa. Mulai dari mengalahkan Bologna FC (23/10), Celtic FC (30/1), dan Club Brugge (13/3).
Tantangan besar bagi The Villans —sebutan Aston Villa— untuk membidik streak keempat atas Paris Saint-Germain (PSG) dalam second leg perempat final dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB).
Hal itu karena skuad Unai Emery butuh lebih dari sekadar menang. John McGinn dkk harus menang dengan margin tiga gol lantaran kalah 1-3 dalam first leg di Parc des Princes, Paris, pekan lalu (10/4).
Perlu dicatat, PSG juga punya catatan positif berupa streak menang selama tujuh laga terakhir. Termasuk ketika Les Parisiens —sebutan PSG — menang 1-0 di kandang pemuncak klasemen Premier League Liverpool FC, Anfield, dalam second leg 16 besar (12/3).
”Kami akan menikmati Selasa malam (dini hari nanti, red) di Villa Park. Itu bakal jadi malam yang spesial bagi fans kami, bagi kami juga. Kans kami untuk comeback di laga ini masih terbuka,” koar Emery seperti dilansir dari Birmingham Mail.
Faktanya, sejak musim 2019—2020, belum pernah ada klub Premier League yang mampu mencatatkan comeback dari defisit dua gol di Liga Champions. Kepada Onze Mondial, entraineur PSG Luis Enrique menegaskan tidak akan main aman di Villa Park.
Menurut pelatih yang akrab disapa Lucho tersebut, mempertahankan keunggulan hanya bisa dilakukan dengan cara menyerang.
”Kami akan mencoba sesuatu yang baru dengan terus menyerang. Dengan target sama, memenangi laga. Meski begitu, aku tahu, mengalahkan mereka (Aston Villa) di kandang mereka akan sangat sulit,” tuturnya.
Dalam rekam jejak PSG di Liga Champions, memenangi first leg fase knockout dengan margin dua gol atau lebih juga bisa berakhir dengan eliminasi.
Seperti saat menghadapi Manchester United di 16 besar edisi 2018—2019. Mampu membawa kemenangan 2-0 di Old Trafford, kandang United, PSG malah keok 1-3 dalam second leg di Parc des Princes. (ren/dns/jpg)