Kemenangan ini sekaligus mengirim Leicester terdegradasi untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir.
Alexander-Arnold, yang baru pulih dari cedera engkel dan baru masuk lima menit menggantikan Conor Bradley, menjadi pahlawan saat melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti usai kemelut di depan gawang.
Bola menghujam gawang Leicester tanpa bisa dibendung kiper Mads Hermansen yang tampil cemerlang sepanjang laga.
Bek kanan asal Inggris itu merayakan golnya dengan penuh emosi—melepas jersey, menendang bendera sudut, dan merayakannya di hadapan ribuan fans Liverpool yang memadati tribun tandang.
Gol ini bisa jadi momen perpisahan manis, mengingat kontraknya akan habis akhir musim dan santer dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid.
Sementara itu, Leicester City asuhan Ruud van Nistelrooy resmi terdegradasi dengan menyisakan lima laga setelah menelan sembilan kekalahan kandang beruntun tanpa mencetak satu gol pun.
Kendati sempat mengancam lewat sundulan Conor Coady yang dianulir dan sepakan Wilfred Ndidi yang membentur tiang, The Foxes tetap gagal menyelamatkan diri.
Di sisi lain, kemenangan ini menempatkan Liverpool hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk mengunci gelar juara.
Perayaan juara belum bisa dilakukan pekan ini setelah Arsenal mengalahkan Ipswich 4-0. Namun, pesta kemungkinan besar akan terjadi saat The Reds menjamu Tottenham pekan depan di Anfield.(*)
Editor : Heri Sugiarto