Dua gol cepat di babak pertama dari Galeno dan Franck Kessié mengantarkan klub kaya raya asal Liga Pro Saudi itu menjadi kampiun Asia untuk pertama kalinya.
Kemenangan ini juga menjadikan Al Ahli sebagai klub ke-25 yang meraih gelar juara dalam sejarah 43 tahun AFC Champions League Elite ini. Tim ketiga dari Arab Saudi yang menyabet gelar tersebut.
Selain mengakhiri penantian panjang klub, para bintang Al Ahli seperti Roberto Firmino, Édouard Mendy, dan Riyad Mahrez turut mencatatkan sejarah pribadi.
Ketiganya menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil meraih gelar kontinental baik di Eropa maupun Asia.
Firmino, mantan penyerang Liverpool yang menjuarai Liga Champions UEFA 2019, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Most Valuable Player). “Ini trofi spesial bagi saya. Saya ingin jadi legenda di sini seperti di Eropa,” ujar Firmino seperti dilansir dari ESPN.
Sementara itu, Mendy, yang memenangkan Liga Champions Eropa 2021 bersama Chelsea, terpilih sebagai Kiper Terbaik ACLE 2025.
Adapun Mahrez, yang bergabung dari Manchester City pada 2023, akhirnya meraih trofi perdananya di Asia setelah musim lalu tanpa gelar.
“Setiap gelar punya rasa yang berbeda. Ini sangat spesial karena kompetisi ini di benua yang berbeda,” ucap Mahrez yang turut mengantar City juara UCL 2023.
Gelar ACLE ini juga menjadi penebusan bagi Al Ahli yang dua kali gagal di final, yakni pada 1986 saat dikalahkan Daewoo Royals (kini Busan IPark) dan pada 2012 saat tumbang dari Ulsan Hyundai.
Hebatnya lagi, Al Ahli menutup kompetisi ini tanpa kekalahan dan menjadi tim tersubur kedua setelah Al Hilal.
Dengan dukungan dana dari Saudi Public Investment Fund (PIF), Al Ahli bangkit dari divisi dua pada 2023 menjadi raja sepak bola Asia dalam waktu singkat.
“Kami adalah tim terbaik di Asia. Kami punya pemain-pemain terbaik, dan hari ini kami membuktikannya di hadapan suporter sendiri,” tegas Mahrez.(*)
Editor : Heri Sugiarto