Sebagaimana regulasi yang berlaku, tiga tim terbawah yang finis di posisi ke-16 hingga ke-18 akan terdegradasi ke Liga 2.
Tempat mereka akan digantikan oleh tiga tim dari Liga 2, yaitu PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, dan Persijap Jepara, yang telah memastikan promosi.
Saat ini, dua tim yang berada dalam posisi paling genting adalah PSS Sleman dan PSIS Semarang.
Kedua tim tersebut sama-sama mengoleksi 25 poin dan menempati posisi ke-17 dan ke-18 klasemen sementara.
Meskipun secara matematis masih bisa naik hingga peringkat ke-13, mereka harus berharap tim-tim pesaing di atasnya terpeleset di sisa laga.
Satu tim lain yang menghuni zona merah adalah PS Barito Putera, yang berada di posisi ke-16 dengan 30 poin.
Kendati masih berada di zona degradasi, peluang tim berjuluk Laskar Antasari untuk selamat lebih besar ketimbang PSS dan PSIS.
Pasalnya, Barito Putera hanya tertinggal satu poin dari Semen Padang FC di peringkat ke-15 (31 poin), dua poin dari Persis Solo (32 poin), dan tiga poin dari Madura United FC di posisi ke-13 (33 poin).
Di atas mereka, Persik Kediri menempati posisi 12 dengan 37 poin. Secara matematis, Persik masih bisa disalip, tapo hanya butuh satu kemenangan dari tiga laga terakhir untuk mengunci status aman dari ancaman degradasi.
Semen Padang menjadi tim dengan tren paling positif di antara tujuh tim tersebut, setelah meraih tiga kemenangan beruntun melawan PSIS Semarang, Persija Jakarta dan Madura United.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu, berikutnya akan bertandang ke markas Persebaya pada Minggu (11/5) pukul 19:00 WIB. Kemudian, balik ke Stadion H Agus Salim Padang untuk menjamu Persik Kediri pada Minggu (18/5) pukul 15:30 WIB.
Terakhir, Semen Padang akan menghadapi Arema FC di Stadion Soepriadi Kota Blitar, pada Minggu (25/5) pukul 15:30 WIB.
Sebaliknya, Persik Kediri dan PSIS Semarang tengah dalam krisis performa. Persik tak menang dalam 13 laga terakhir. Sementara PSIS tanpa kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir.
Menariknya, sejumlah laga sisa akan mempertemukan langsung tim-tim yang sedang berjuang di papan bawah.
Ketatnya perebutan zona aman membuat setiap laga tersisa layaknya final. Kesalahan sekecil apapun bisa membawa konsekuensi besar: bertahan di Liga 1 atau turun kasta ke Liga 2.(*)
Editor : Heri Sugiarto