Real Madrid sempat unggul 2-0 lewat dua gol cepat Kylian Mbappe, tapi Barcelona membalikkan keadaan lewat gol dari Eric Garcia, Lamine Yamal, dan brace dari Raphinha.
Mbappe mencetak gol ketiganya menit ke-70, tetapi tak cukup menyelamatkan Madrid dari kekalahan.
Dengan hasil ini, Barcelona kini unggul tujuh poin di puncak klasemen dan hanya butuh satu kemenangan lagi dari tiga laga tersisa untuk mengunci gelar La Liga ke-28.
Usai laga, Pelatih Madrid Carlo Ancelotti mengungkapkan bahwa kesalahan pertahanan menjadi biang kekalahan timnya.
"Kami menyerang dengan baik, tapi dalam 30 menit kami membuat kesalahan defensif," ungkap l Ancelotti.
Ancelotti juga menegaskan bahwa absennya lima bek utama menjadi faktor kunci kekalahan ini. "Jangan lupakan bahwa kami kehilangan lima pemain bertahan," tegasnya.
Terkait pergantian Vinícius Junior, Ancelotti mengonfirmasi pemainnya mengalami cedera engkel.
Ia juga membantah ada masalah internal dengan Rodrygo yang tidak dimainkan.
“Dia tidak dalam kondisi terbaiknya. Saya tidak punya masalah dengannya. Dia mengalami demam, dan menempatkannya di sana selama lima menit saat dia tidak merasa sehat dapat menimbulkan risiko: dia bisa cedera," ungkap Ancelotti.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Madrid yang kini nyaris menutup musim 2024/2025 tanpa gelar.
Namun, Ancelotti tetap akan berjuang bersama timnya untuk memenangkan laga berikutnya. "Masih ada tiga pertandingan lagi, dan kami harus berusaha memenangkan ketiganya," tandasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto