Pertandingan ini akan menjadi penentu nasib Kabau Sirah untuk bertahan atau terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Saat ini, Semen Padang berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan mengoleksi 33 poin.
Pasukan Eduardo Almeida hanya unggul dua angka dari PSS Sleman dan PS Barito Putera yang masing-masing mengoleksi 31 poin dan berada di posisi ke-16 dan 17.
Ketiga tim tersebut akan menjalani laga pamungkas secara bersamaan Sabtu sore ini sehingga pekan terakhir ini menjadi sangat krusial.
Dengan kondisi tersebut, Semen Padang wajib meraih kemenangan atas Arema FC untuk mengamankan satu tempat di Liga 1 musim depan.
Jika hanya meraih hasil imbang atau kalah, nasib anak asuh Eduardo Almeida akan ditentukan oleh hasil pertandingan PSS Sleman dan Barito Putera.
Semen Padang datang ke Malang usai bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada pekan ke-33 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (18/5).
Sedangkan Arema baru saja menghentikan tren kekalahan mereka usai menahan imbang PSBS Biak 2-2 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.
Meski penuh determinasi, catatan buruk menghantui Semen Padang dalam rekor pertemuan lawan Arema FC.
Dari lima laga terakhir kedua tim di Liga 1 sejak 2017, Semen Padang hanya mampu menang sekali dan kalah dalam empat pertandingan lainnya.
Kabau Sirah membawa semangat penuh, namun nasibnya kini berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Melly Goeslaw: Telah Mengabdi untuk Bangsa, Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Mantan Atlet
Bek Semen Padang, Tin Martic, menegaskan kesiapannya menghadapi laga penting ini. Pemain asal Kroasia itu menegaskan bahwa seluruh tim dalam motivasi tinggi dan siap tampil habis-habisan demi tiga poin.
“Ini adalah pertandingan terakhir dan kita harus keluar dari posisi saat ini. Hanya tiga poin yang bisa membuat Semen Padang bertahan di BRI Liga 1. Untuk itu kita sudah melakukan persiapan dengan baik. Hasil akhir ada di tangan kita sendiri, apa yang didapat itu hasil kerja kita sendiri,” jelas Tin Martic.
Meski laga digelar tanpa kehadiran penonton di tribun Stadion Kanjuruhan, Martic memastikan semangat dan motivasi tidak akan surut.
Martic menegaskan bahwa target tim hanya satu: menang.
“Memang adalah luar biasa ketika kita bermain di depan penonton yang memenuhi tribun stadion. Namun yang pasti, target kami di pertandingan nanti hanya satu yakni untuk meraih tiga poin,” tutupnya.
Laga ini menjadi penentu nasib Semen Padang FC, dan semua mata akan tertuju pada hasil akhir yang akan menentukan apakah Kabau Sirah tetap berlaga di Liga 1 musim depan atau harus terdegradasi.(*)
Editor : Heri Sugiarto