Laga di Old Trafford ini menjadi akhir yang menyakitkan bagi Villa yang harus mengubur harapan tampil di Liga Champions musim depan.
Gol-gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Amad Diallo pada menit ke-76 dan Christian Eriksen lewat eksekusi penalti di menit ke-87.
Villa harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-46 usai kiper utama, Emiliano Martinez, dikartu merah langsung akibat menabrak Rasmus Hojlund di luar kotak penalti. Kesalahan fatal itu diawali umpan balik buruk dari Matty Cash.
Meski begitu, momen paling kontroversial datang saat laga masih imbang 0-0. Morgan Rogers sempat mencetak gol untuk Villa, tetapi wasit Thomas Bramall lebih dulu meniup peluit karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap kiper MU, Altay Bayindir.
Akibatnya, VAR tak bisa meninjau ulang insiden tersebut. Tayangan ulang menunjukkan Bayindir tak menguasai bola dengan kedua tangan, dan keputusan ini memicu protes keras dari para pemain serta pelatih Unai Emery seusai laga.
Manchester United, yang musim ini tampil mengecewakan dan finis di peringkat ke-15 klasemen akhir Liga Inggris.
Tim asuhan Ruben Amorim menutup musim dengan senyum lewat kemenangan kandang ini.
Tottenham Hotspur yang menjadi pesaing terdekat justru dihantam Brighton 1-4.
Sementara itu, Aston Villa harus puas finis di posisi enam dan akan berlaga di Liga Europa musim depan, bukan Liga Champions.
Posisi lima besar dihuni Liverpool, Arsenal, Manchester City, Chelsea, dan Newcastle United.
Emosi meluap seusai peluit akhir. Para pemain Villa dan Unai Emery mengelilingi wasit Bramall, menyuarakan kekecewaan besar atas keputusan yang dianggap merugikan mereka dalam laga penentu ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto