Pertandingan ini diwarnai penyelamatan penalti oleh kiper Al Hilal, Yassine Bounou, di pengujung laga.
Los Blancos unggul lebih dulu melalui gol Gonzalo García pada menit ke-34, sebelum Ruben Neves menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-39.
Real Madrid memiliki peluang untuk menang setelah mendapatkan penalti menit ke-90, namun eksekusi Fede Valverde digagalkan oleh Bono.
Usai laga, pelatih Real Madrid Xabi Alonso menyebut timnya harus memetik pelajaran dari setiap pertandingan.
“Saya kira babak pertama tidak sebagus babak kedua. Setiap pertandingan kami harus ambil sisi positif dan belajar untuk terus berkembang,” ujar Alonso kepada Channel 5.
Alonso juga memastikan bahwa Vinicius Jr dalam kondisi baik, setelah sang winger terlihat meninggalkan lapangan dengan perban di pergelangan kakinya.
“Ia mengalami kram karena cuaca panas dan kondisi lapangan. Pertandingannya sangat menuntut secara fisik,” ujarnya.
Alonso mengaku senang dengan dukungan luar biasa dari fans Real Madrid di Miami.
Laga ini menjadi debut Alonso sebagai pelatih Real Madrid. Ia menjadi pelatih keempat dalam 33 tahun terakhir yang bermain imbang di laga debut bersama Madrid, setelah Fabio Capello (1996), Jose Mourinho (2010), dan Rafa Benítez (2015).
Trent Alexander-Arnold, yang melakoni debut bersama Real Madrid di Piala Dunia Antarklub, menyebutnya sebagai impian yang jadi kenyataan.
Sementara itu, Gonzalo García (21 tahun, 86 hari) menjadi pemain keempat termuda yang mencetak gol dalam debut sebagai starter bersama Real Madrid di semua kompetisi sejak musim 2009/2010.
Ia mengikuti jejak Jude Bellingham, Marco Asensio, dan Dani Ceballos.
Dari kubu Al Hilal, Ruben Neves mengapresiasi penampilan timnya.
“Kami bermain sangat baik, hasil ini positif. Kami tidak datang ke sini untuk seri, kami datang untuk menang,” kata Neves kepada Channel 5.
Berdasarkan Opta, Al Hilal mencatat sejarah dengan menghentikan rekor kemenangan 11 pertandingan Real Madrid di ajang Piala Dunia Antarklub (termasuk format lama). Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2000 Madrid gagal menang di turnamen ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto