Pertandingan yang disiarkan live di Indosiar dan streaming Vidio ini, menjadi partai pembuka Grup A yang dihuni tiga tim, yaitu Liga Indonesia All-Star, Oxford United, dan Arema FC.
Laga ini sekaligus menjadi ajang unjuk gigi bagi para pemain bintang Liga 1 Indonesia menghadapi menghadapi Oxford United yang diperkuat oleh dua pemain Timnas Indonesia: Marselino Ferdinan dan Ole Romeny.
Coach RD Waspadai Oxford United
Pelatih Liga Indonesia All-Star, Rahmad Darmawan, mengungkapkan keseriusannya dalam mempersiapkan tim untuk laga ini.
Ia mengaku telah mempelajari pola permainan Oxford United, termasuk gaya bermain mereka di kompetisi musim lalu.
“Saya cuma menganalisis dari kebiasaan Oxford United bermain. Ini adalah sesi pramusim yang mereka gelar, dan pasti pertimbangannya memaksimalkan pemain mereka,” ujar pelatih yang akrab disapa Coach RD.
Lebih lanjut, pelatih berpengalaman itu juga mempelajari formasi yang biasa digunakan Oxford United di Championship, kasta kedua Liga Inggris, pada musim kompetisi sebelumnya.
“Kami akan fokus pada game plan yang telah kami susun dan pemain harus disiplin dalam menjalankannya,” katanya.
Coach RD menilai Oxford United sebagai lawan yang tangguh. Ia menyebutkan fakta bahwa dua pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, belum sepenuhnya menjadi pemain utama di klub tersebut. Itu menandakan tingginya kualitas keseluruhan skuad lawan.
“Artinya secara keseluruhan, tim mereka dihuni pemain-pemain yang kualitasnya setara dengan Ole dan Marselino. Dengan kualitas itu, saya wanti-wanti pemain untuk betul-betul menerapkan strategi yang sudah kami siapkan,” jelasnya.
Tantangan Cuaca dan Atmosfer Stadion
Sementara itu, dari kubu Oxford United, pelatih kepala Gary Rowett menyambut positif kesempatan timnya tampil di Indonesia.
Menurutnya, tantangan cuaca dan atmosfer stadion akan memberikan pengalaman berbeda dibanding laga pramusim di Inggris yang biasanya hanya digelar di tempat latihan dengan sedikit penonton.
Rowett menegaskan bahwa meski laga ini bagian dari pramusim, tim tetap membidik hasil positif.
“Kami ingin menang, tapi juga harus memastikan pemain tetap aman dan kondisi fisik terjaga. Ini awal dari persiapan kami untuk musim Championship yang panjang,” katanya.
Pemain All-Star Siap Tempur
Kesiapan juga disampaikan oleh gelandang Liga Indonesia All-Star, Akbar Tanjung. Pemain PSM Makassar itu menyatakan bahwa seluruh pemain dalam kondisi siap menghadapi tantangan dari tim tamu asal Inggris tersebut.
Menurutnya, tim Oxford United datang dari jauh bukan untuk bermain-main, sehingga penting bagi pemain Liga Indonesia All-Star untuk menunjukkan performa terbaik.
“Kita tahu Oxford United datang jauh dari Inggris ke sini, jadi tidak main-main mengikuti Piala Presiden ini. Untuk itu, kita harus siap menghadapi pertandingan melawan Oxford,” pungkasnya.
Format dan Peserta Piala Presiden 2025
Piala Presiden 2025 akan digelar mulai 6 hingga 13 Juli sebagai ajang pemanasan jelang kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
Turnamen ini berlangsung di dua stadion utama, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Sebanyak enam tim ambil bagian dalam turnamen ini, yang terbagi dalam dua grup:
- Grup A: Liga Indonesia All-Star, Oxford United (Inggris), Arema FC
- Grup B: Persib Bandung, Dewa United FC, Port FC (Thailand).
Fase grup akan dimainkan pada 6, 8, dan 10 Juli 2025. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak final dan perebutan tempat ketiga yang digelar pada 12-13 Juli 2025 di Stadion Si Jalak Harupat.
Piala Presiden tahun ini menghadirkan atmosfer berbeda dengan kehadiran tim-tim asing, termasuk dari Inggris dan Thailand.
Kehadiran klub seperti Oxford United dan Port FC diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan daya saing tim-tim Liga 1 menjelang musim baru.(*)
Editor : Heri Sugiarto