Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Liga 1 Ganti Nama Jadi BRI Super League, Ini Jadwal dan Aturan 11 Pemain Asing

Heri Sugiarto • Selasa, 8 Juli 2025 | 11:35 WIB

Rapat umum pemegang saham (RUPS) Liga Indonesia Baru yang digelar di Jakarta  diikuti 18 klub Liga 1.(Foto: LIB)
Rapat umum pemegang saham (RUPS) Liga Indonesia Baru yang digelar di Jakarta diikuti 18 klub Liga 1.(Foto: LIB)
PADEK.JAWAPOS.COM-Musim baru BRI Super League 2025/26 akan resmi dimulai dengan laga pembuka antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/8).

Pertandingan ini menjadi penanda dimulainya era baru kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang mengalami perubahan nama dan format signifikan.

Rebranding Kompetisi: Liga 1 Jadi BRI Super League
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Jakarta dan diikuti oleh 18 klub peserta, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengumumkan rebranding kompetisi nasional.

Mulai musim 2025/2026, nama BRI Liga 1 resmi diubah menjadi BRI Super League, sementara Pegadaian Liga 2 kini berganti nama menjadi Pegadaian Championship.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari transformasi besar yang tengah dilakukan.

"Mulai musim ini kami sudah melakukan rebranding LIB (Liga Indonesia Baru). Entitas tetap LIB, namun brand-nya ialah I-League (bukan lagi LIB). BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2," ujar Ferry, Senin (7/7/2025).

Laga pembuka antara Persebaya dan PSIM pun dipilih tanpa mempertimbangkan keharusan mempertemukan juara dari Liga 1 dan Liga 2 sebelumnya.

"Laga awal BRI Super League ini bukan mundur. Sebab kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya. Persebaya akan melawan PSIM. Kenapa? Karena kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa saja," tambah Ferry.

Regulasi Baru: 11 Pemain Asing per Klub
RUPS yang juga dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir itu memutuskan adanya regulasi baru terkait pemain asing.

Mulai musim ini, setiap klub diizinkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing.

Namun, dalam setiap pertandingan, hanya 8 pemain asing yang boleh masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), dan semua delapan pemain asing tersebut boleh dimainkan sekaligus.

"Kalau mau memainkan total 8 pemain asing sekaligus juga boleh. Untuk delapan pemain asing tadi, kalau delapan sudah jadi starter, tidak bisa diganti oleh pemain asing lagi dalam satu pertandingan. Pemain asing boleh dari negara mana saja. Bebas," jelas Ferry.

Pergantian Komisaris
Keputusan lainnya dalam RUPS adalah pergantian jajaran komisaris di tubuh PT LIB. Komisaris Teddy Tjahjono resmi digantikan oleh Glenn Timothy Sugita, yang mewakili Persib Bandung sebagai juara BRI Liga 1 musim 2024/2025.

Sementara itu, Zainudin Amali tetap menjabat sebagai Komisaris Utama, dan Muhammad Lutfi masih sebagai Komisaris Independen.

Dengan berbagai perubahan ini, musim 2025/2026 diharapkan membawa wajah baru bagi sepak bola nasional, baik dari sisi kompetisi, regulasi, hingga tata kelola organisasi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#BRI Super League 2025 2026 #erick thohir #LIB rebranding #persebaya vs psim #jadwal super league 2025 #Pemain asing Liga Indonesia #Regulasi 11 pemain asing