Cedera tersebut telah dialaminya sejak 5 November 2023 dalam laga La Liga kontra Rayo Vallecano.
Pemain asal Inggris ini diketahui mengalami dislokasi bahu kiri dan sempat bertahan dengan menggunakan alat penyangga (tutore) selama lebih dari 20 bulan.
Meskipun tetap bermain dalam berbagai laga, termasuk di Piala Dunia Antarklub melawan Pachuca, Bellingham mengaku lelah dengan kondisi tersebut.
“Saya sudah muak dengan tutore ini. Saya harap bisa mencapai final dan menjalani operasi beberapa hari setelah turnamen untuk memperbaiki bahu saya,” ungkap Bellingham kepada media usai laga semifinal Piala Dunia Antarklub.
Ia menambahkan bahwa meskipun rasa sakitnya tidak lagi terlalu kuat, ketidaknyamanan dari alat tersebut telah menguji batas kesabarannya.
Absen 10 hingga 12 Minggu
Proses pemulihan pascaoperasi diperkirakan memakan waktu antara 10 hingga 12 minggu atau sekitar 3 bulan.
Selama periode ini, Bellingham akan absen membela Real Madrid dalam sejumlah laga penting di awal musim kompetisi 2025/2026.
Real Madrid memperkirakan sang gelandang akan melewatkan 8 pertandingan La Liga serta 2 laga awal Liga Champions.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai jadwal, ia diproyeksikan kembali merumput setelah jeda internasional pada Oktober mendatang, kemungkinan besar dalam laga kontra Getafe.
Absennya Bellingham tentu menjadi kehilangan besar bagi lini tengah Los Blancos. Namun keputusan untuk menjalani operasi kini dinilai sebagai langkah strategis untuk pemulihan jangka panjang dan stabilitas performa pemain berusia 22 tahun tersebut.(*)
Editor : Heri Sugiarto