PADEK.JAWAPOS.COM-Suasana haru dan bangga menyelimuti Kejuaraan Nasional Muaythai Indonesia Wali Kota Cup Kota Bengkulu. Seorang pelajar asal Padangpariaman Aditya Hendrian mencatatkan debut gemilang.
Siswa kelas 2 itu merupakan wakil dari Sasana Gagak Hitam Prabu 10 Muaythai Camp. Dia berhasil mencetak kemenangan KO di final kelas 51 kilogram dan meraih emas.
Ini adalah pengalaman pertama Aditya turun bertanding di cabang Muaythai dan langsung menorehkan prestasi mengesankan. Ia menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya atas hasil yang diraih.
“Rasanya luar biasa. Semua latihan keras, keringat, dan doa terbayarkan dengan kemenangan ini,” ungkap Adit penuh haru usai pertandingan.
Yang lebih mengharukan, sang ayah, Aipda Hendri Haryono yang akrab disapa Hen Mob. Kanit Gagak Hitam Satreskrim Polres Padangpariaman itu tak kuasa menahan air mata kebanggaan saat menyaksikan langsung perjuangan putranya di atas ring.
“Saya sangat terharu sebagai ayah. Ini adalah momen yang tidak akan saya lupakan seumur hidup. Adit telah membawa nama baik keluarga dan Gagak Hitam,” ujarnya sambil menyeka air mata.
Di balik sukses tim, ada sosok pelatih tangguh Serda Adi Mulia, seorang Bhabinsa dari Koramil 09 Batang Anai, Kodim 0308 Pariaman, yang menjadi arsitek kemenangan tim.
Di bawah bimbingannya, kontingen Prabu 10 Muaythai Gagak Hitam Padang Pariaman berhasil menyabet gelar juara umum, dengan total perolehan 10 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu (lihat grafis).
Kemenangan ini membuktikan bahwa atlet-atlet muda dari Padangpariaman memiliki potensi besar dan mampu bersaing di level nasional. Mereka adalah wujud nyata dari semangat juang, kedisiplinan, dan kekompakan tim.
“Semoga prestasi ini menjadi awal dari kejayaan Muaythai Padangpariaman di kancah yang lebih tinggi,” kata Serda Adi Mulia. (rel)
Editor : Novitri Selvia