Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Viktor Gyokeres Pakai Nomor 14 Warisan Henry, Arteta: Dia Harus Mengejarnya

Heri Sugiarto • Jumat, 1 Agustus 2025 | 10:41 WIB

Debut Viktor Gyokeres bersama Arsenal saat melawan Tottenham Hotspur dalam laga uji coba di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Kamis (31/7). (Foto: Arsenal)
Debut Viktor Gyokeres bersama Arsenal saat melawan Tottenham Hotspur dalam laga uji coba di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Kamis (31/7). (Foto: Arsenal)
PADEK.JAWAPOS.COM-Viktor Gyokeres resmi diperkenalkan sebagai rekrutan keenam Arsenal pada bursa transfer musim panas ini.

Debut Gyokeres bersama Arsenal terjadi saat melawan rival sekota Tottenham Hotspur dalam laga uji coba di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Kamis (31/7).

Dalam laga tersebut, Arsenal harus mengakui keunggulan Tottenham dengan skor tipis 0-1 lewat gol jarak jauh Pape Sarr di akhir babak pertama.

Gyokeres tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua, bersama Cristhian Mosquera, yang juga menjalani debutnya dalam balutan jersey merah-putih Arsenal.

Laga melawan Spurs menjadi penutup dari tiga pertandingan dalam rangkaian Asia Tour 2025 Arsenal.

Setelah kembali ke London, Arsenal akan melanjutkan persiapan pramusim dengan dua pertandingan terakhir di Emirates Stadium pekan depan.

Nomor Punggung Ikonik

Gyokeres direkrut dari Sporting CP dengan biaya awal €63 juta dan memilih mengenakan nomor punggung 14, nomor ikonik yang pernah dipakai legenda klub Thierry Henry.

Nomor 14 di Arsenal memiliki sejarah panjang sejak digunakan oleh Henry, yang mencetak 228 gol antara tahun 1999 hingga 2007 dan menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub. Sejak saat itu,

Arsenal belum menemukan sosok penyerang yang benar-benar sepadan.

Setelah era Henry, Theo Walcott mengenakan nomor tersebut selama hampir satu dekade, tapi gagal memenuhi ekspektasi publik.

Pierre-Emerick Aubameyang dan Eddie Nketiah juga sempat menggunakan nomor itu, namun keduanya juga belum mampu membawa Arsenal kembali juara Liga Inggris sejak musim 2003-2004.

Kini, harapan besar disematkan kepada Gyokeres. Setelah tiga musim berturut-turut finis di posisi kedua di bawah asuhan Mikel Arteta, Arsenal berharap kedatangan Gyokeres menjadi potongan terakhir dalam puzzle menuju gelar juara.

Dalam konferensi pers yang digelar di Rosewood Hotel, Hong Kong, Rabu (30/7), Penyerang asal Swedia itu mengaku tidak gentar dengan warisan nomor 14 yang dikenakannya.

“Saya tidak berniat dibandingkan dengan apa yang telah dia (Henry) capai. Saya hanya ingin menunjukkan kualitas saya sendiri. Tentu, dia pemain luar biasa, tapi berbeda dengan saya. Saya hanya ingin melakukan hal saya sendiri,” ujar Gyökeres.

Gyokeres juga menjelaskan bahwa pilihan nomor 14 bukan sepenuhnya karena kehendaknya, melainkan terbatasnya pilihan nomor saat itu.

“Tidak banyak nomor yang tersedia. Ketika saya tahu nomor itu (14) masih ada, saya langsung memilihnya,” katanya.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyambut baik mentalitas striker barunya tersebut.

“Saya menggunakan kata ‘keyakinan’. Itu kesan pertama saya saat berbicara dengannya. Ia sangat bertekad dan sudah memiliki keterikatan dengan klub. Dia tahu sejarah nomor punggung ini dan langsung merasakannya. Ketika kamu merasakannya, kamu harus mengejarnya,” ujar Arteta.

Proses transfer Gyokeres ke Arsenal berlangsung cukup panjang. Negosiasi sempat tertunda karena perbedaan pendapat terkait struktur bonus tambahan.

Bahkan, sang pemain sempat menolak kembali ke latihan pramusim Sporting dan berlatih secara mandiri.

Menurut sumber ESPN, agen Gyokeres bahkan rela melepaskan komisi sebesar €6,3 juta demi memperlancar kesepakatan.

Terobosan akhirnya tercapai saat Arsenal menjalani tur pramusim ke Asia, setelah klub sepakat dengan struktur bonus berbasis performa yang lebih realistis.

Kesepakatan final tercapai pada malam sebelum pengumuman resmi pada 26 Juli lalu.

“Saya mencoba tetap berlatih sendiri setiap hari. Rutinitasnya sama: bangun, latihan, makan malam, lalu tidur. Itu berlangsung selama beberapa minggu. Tapi semuanya sangat sepadan,” ungkap Gyokeres.

“Saya belum pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya. Ini pengalaman baru. Prosesnya lama, tapi akhirnya saya di sini. Rasanya luar biasa," tambahnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#arsenal #mikel arteta #sporting cp #thierry henry #tur asia pramusim Hong Kong #viktor gyokeres #arsenal vs tottenham hotspur