Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Asa Modric Bersama AC Milan, Rossoneri Jangan Sekadar Target Lolos Liga Champions

Eri Mardinal • Rabu, 6 Agustus 2025 | 07:37 WIB

Gelandang baru AC Milan, Luka Modric, menyapa fans di store klub di Milan kemarin (5/8).
Gelandang baru AC Milan, Luka Modric, menyapa fans di store klub di Milan kemarin (5/8).
PADEK.JAWAPOS.COM—Selama 12 musim beruntun atau sejak 2012–2013, Luka Modric tidak pernah absen di Liga Champions bersama Real Madrid. Musim ini (2025–2026), Liga Champions tanpa kehadiran Modric seiring keputusan gelandang 39 tahun asal Kroasia itu meninggalkan Real.

Pemain aktif dengan gelar terbanyak Liga Champions (6 kali) itu memilih bergabung dengan AC Milan yang notabene absen di Liga Champions. Lalu, apa yang membuat Modric tertarik membela klub berjuluk Rossoneri tersebut dan apa misinya? Berikut petikan wawancara pertamanya sebagai penggawa Rossoneri.

Alasan memilih AC Milan setelah meninggalkan Real Madrid?

Aku tumbuh besar dengan menonton sepak bola Italia. AC Milan adalah tim favoritku di Italia, terutama karena mereka memiliki idolaku, (Zvonimir) Boban (gelandang serang AC Milan periode 1991–2001 asal Kroasia, Red). Jadi, aku selalu memiliki rasa sayang yang khusus kepada Rossoneri.

Apakah alasan bergabung salah satunya karena Direktur Olahraga Igli Tare terbang langsung ke Kroasia?

Tare menelepon dan ketika dia datang ke Kroasia, itu menunjukkan betapa AC Milan benar-benar yakin aku masih bisa tampil di level tertinggi. Itu adalah titik balik bagiku. Aku butuh waktu untuk berbicara dengan keluargaku, tetapi dalam hatiku, aku tahu klub ini adalah pilihan terbaik.

Seperti apa misi dan visimu di AC Milan?

Kita perlu mengingat AC Milan sebagai salah satu tim terbaik di dunia. Klub ini tidak boleh puas hanya dengan musim yang biasa-biasa saja atau target sekadar lolos ke Liga Champions. AC Milan juga harus berjuang untuk memenangkan trofi. Aku bisa membantu dengan pengalamanku.

Tentang Serie A dan adaptasi?

Sepak bola Italia sangat kompetitif. Tim-timnya sangat terorganisir dengan baik dan berbeda dengan LALIGA. Aku harus beradaptasi dengan cepat dengan gaya sepak bola di sini. Aku juga tidak sabar bertemu (Massimiliano) Allegri (allenatore AC Milan, red). Dia salah satu pelatih terbaik di dunia, seorang pemenang. (*)

Editor : Eri Mardinal
#liga champion #Luca Modric #ac milan