Kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (7/8/2025) hingga Sabtu (9/8/2025), di HBT Pondok Building, kawasan Pondok, Kota Padang.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh atlet menjalani proses timbang berat badan yang dilaksanakan pada Rabu (6/8/2025) di Gedung Olahraga KONI Sumbar, Komplek GOR H Agus Salim. Proses ini menjadi penentu kategori kelas bagi setiap atlet yang bertanding.
“Hari ini kita melakukan timbang berat badan atlet untuk penentuan nomor pertandingan. Semua atlet, termasuk dari luar kota, mengikuti timbang berat,” ujar Nofrialdi, Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan, saat ditemui di sela kegiatan.
Menurut Nofrialdi, kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari 15 daerah, yakni Kota Padang, Padangpariaman, Pariaman, Padangpanjang, Agam, Bukittinggi, Tanahdatar, Payakumbuh, Pasaman, Pasaman Barat, Solok, Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, dan Pesisir Selatan.
Tercatat 37 nomor pertandingan dipertandingkan, mencakup kategori junior, remaja, dan dewasa. Khusus kategori dewasa, ajang ini sekaligus menjadi seleksi resmi menuju PON Beladiri Nasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2025.
Persiapan Ketat Atlet
Para atlet mengaku telah menjalani latihan intensif dalam beberapa bulan terakhir. Ridho, peserta kelas dewasa, menyebut bahwa ia mulai mempersiapkan fisik sejak usai Hari Raya Idul Adha.
“Dua bulan latihan fisik dan satu bulan fokus teknik. Latihan fisik seperti lari, push-up, dan sit-up saya lakukan rutin,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Afril Putra Anggara, atlet dari kategori remaja, yang menekankan pentingnya kekuatan fisik dalam bertanding.
Sementara itu, Khairunisa, atlet remaja lainnya, menyoroti pentingnya menjaga berat badan agar sesuai dengan kategori. “Untuk remaja ada kelas 42, 45, 50, dan 55 kg. Sedangkan dewasa 50 hingga 65 kg dan kelas bebas,” jelasnya.
Yessa, peserta kelas dewasa lainnya, menjelaskan bahwa teknik dalam Shorinji Kempo terbagi dua, yaitu randori (tarung) dan embu. “Randori menekankan pola makan dan berat badan, sedangkan embu lebih ke teknik seperti bantingan dan pemantapan gerakan,” ujarnya.
Pembukaan Resmi oleh Wali Kota
Kejuaraan ini akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, didampingi Wakil Wali Kota Maigus Nasir serta Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, yang juga menjabat Ketua Pengcab Kempo Padang.
Selain menjadi ajang kompetisi, Wali Kota Cup ini juga menjadi momentum pembinaan prestasi atlet kempo di Sumatera Barat serta mempererat silaturahmi antar daerah.(*)
Editor : Hendra Efison