Setelah gol, Gyokeres awalnya tidak melakukan selebrasi khasnya, ”topeng misterius” alias menyilangkan kedua tangan di depan mulut. Akan tetapi, gelandang Arsenal Declan Rice kemudian mendorong Gyokeres untuk melakukan selebrasi khasnya.
Gyokeres menuruti permintaan Rice dan selebrasi topeng misterius pun disambut dengan antusias oleh suporter Arsenal. ”Gol pertama selalu sangat penting. Cara dia memanfaatkannya juga sangat baik,” katatacticianArsenal Mikel Arteta tentang gol Gyokeres dikutip dariTNT Sports.
”Semua yang dia lakukan, pergerakan,timing, cara dia memprediksi gerakan, di mana ruang yang ada, itulah instingnya. Itulah mengapa dia mencetak begitu banyak gol dalam beberapa musim terakhir,” imbuh Arteta.
Pelatih berkebangsana Spanyol itu menyebut, keputusan merekrut Gyokeres aalah tepat bagi Arsenal yang butuh sosok nomor 9 sejati. ”Dia adalah pemain yang jika Anda memberinya ruang satu lawan satu, dia akan menghancurkan Anda. Jadi, dia sangat membantu kami dengan menciptakan banyak ruang bagi kami,” beber Arteta.
Kedatangan Gyokeres disebut akan mereduksi peran Kai Havertz sebagai false 9 Arsenal dua musim terakhir. Akan tetapi, Havertz yang ikut menyumbang gol ketiga Arsenal kemarin (83’) dianggap Arteta tetap punya peran penting dalam tim. ”Kai bisa bermain di berbagai posisi. Senang melihat mereka berdua (Gyokeres dan Havertz, red) mencetak gol dan itu malah bagus bagi tim,” tuturnya kepada Football London. (*)
Editor : Eri Mardinal