Kemenangan ini menghancurkan debut pahit pelatih Thomas Frank, yang harus melihat timnya membuang keunggulan dua gol di menit-menit akhir pertandingan yang menegangkan.
Spurs Unggul Lewat Gol Bola Mati
Tottenham memimpin lebih dulu lewat gol Micky van de Ven pada babak pertama. Gol ini berawal dari umpan silang Guglielmo Vicario yang disundul Cristian Romero, sebelum Joao Palhinha melepaskan tembakan yang membentur mistar. Van de Ven sukses menyambar bola muntah untuk membuka skor.
Peluang untuk menggandakan keunggulan datang melalui Mohammed Kudus, tapi tembakannya membentur tiang gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Tiga menit memasuki babak kedua, Spurs kembali mencetak gol melalui skema bola mati. Umpan Pedro Porro mengarah ke Romero yang tidak terkawal di tiang jauh. Sundulannya memantul ke tanah dan lolos dari tangkapan kiper debutan PSG, Lucas Chevalier. Tottenham unggul 2-0.
PSG Balas di Menit Akhir
PSG mencoba membalas dengan menekan pertahanan Spurs. Bradley Barcola sempat membobol gawang Spurs di menit ke-66, namun gol dianulir karena offside. Beberapa peluang dari Ousmane Dembele dan Desire Doue juga gagal berbuah gol berkat pertahanan ketat Romero dan Van de Ven.
Upaya PSG membuahkan hasil pada menit ke-85. Kang-in Lee yang masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang, memperkecil skor menjadi 2-1.
Tekanan berlanjut hingga masa tambahan waktu. Di menit ke-90+4, Achraf Hakimi memberi umpan kepada Dembele yang mengirimkan crossing ke Goncalo Ramos. Sundulan Ramos menggetarkan gawang Spurs, dan memaksa laga berlanjut ke adu penalti.
Adu Penalti Menentukan Juara
Tottenham mendapat keuntungan awal ketika kapten Cristian Romero memilih sisi tendangan di depan pendukung mereka dan Vitinha dari PSG gagal mengeksekusi penalti pertama. Spurs memimpin 2-0 setelah Rodrigo Bentancur mencetak gol.
Namun, Chevalier menebus kesalahannya dengan menahan penalti Van de Ven, sementara Mathys Tel menembak melebar.
PSG memanfaatkan peluang dengan sempurna, dan Nuno Mendes menjadi penentu kemenangan lewat gol terakhir. Hasil ini memastikan PSG mengangkat trofi Piala Super Eropa 2025, sementara debut Thomas Frank bersama Tottenham berakhir dengan kekalahan dramatis.(*)