Pelatih SMAN 1 Padang Putri, Atri Wirdani Putri, mengapresiasi hasil positif anak asuhnya, namun menekankan perlunya evaluasi agar performa tim semakin solid di laga berikutnya.
“Evaluasinya terutama di defense yang masih banyak kurang, begitu juga soal rebound yang perlu diperbaiki. Kami tidak boleh cepat puas dengan kemenangan ini karena perjalanan masih panjang,” ujar Atri.
Ia menambahkan bahwa fokus latihan ke depan adalah memperkuat ketahanan fisik dan kerja sama tim.
“Target kami jelas, harus bisa memaksa lawan bermain cepat, lebih agresif di rebound, dan menjaga konsistensi sampai akhir. Kemenangan pertama ini hanya langkah awal menuju target juara DBL tahun ini,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih tim putri SMAN 9 Padang, Rido Arminsyah, menilai anak asuhnya sudah tampil maksimal meski harus mengakui keunggulan lawan.
“Tim kami sebenarnya sudah siap bertanding, hanya saja ada beberapa masalah di transisi saat quarter 2 dan 3. Pemain kami tidak seimbang dibanding lawan, dan itu yang jadi kelemahan. Ke depan, kami harus lebih kuat lagi dan siap menghadapi tim yang lebih tangguh,” ungkap Rido.
Pertandingan antara SMAN 1 Padang Putri dan SMAN 9 Padang menjadi salah satu laga awal yang menarik perhatian pada seri Honda DBL 2025 West Sumatera. Hasil ini membuat SMAN 1 Padang Putri membuka peluang lebih besar untuk melangkah ke fase selanjutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto