Pada partai final, Nopriando mengalahkan Muhammad Dharves (Dharves – OS) yang harus puas sebagai runner-up. Pertandingan berlangsung ketat dengan menampilkan strategi dan kemampuan terbaik dari kedua atlet biliar papan atas tersebut.
Sementara itu, dua pemain lain yang berhasil menembus babak semifinal adalah Abel Doang (Abel – 88) dan Muhammad Zikra (Zikra – ARTM).
Turnamen ini juga mencatatkan delapan besar pemain terbaik, yakni Otkri Darma Putra (Otkri – Labewa), Indra Putra (Cenda – Nineball), Muhammad Dharves (Dharves – OS), dan Toriq Abudan (Toriq – GN).
Pada babak 16 besar, sejumlah nama menonjol turut bertanding, di antaranya Christoper Jason Teja (Jason – GN), Firman Syah (Firman – GN), Vavan Reynold (Vavan – KD), Andre Marino (Andre), Alfiano (Alfiano – ARTM), serta Benny Rahmadhoni (Benny – RK).
Ketua Panitia Turnamen Vavan Reynold, mewakili Oriental Billiards, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga biliar semakin diminati di Sumatera Barat. Kami berharap ke depan ajang ini terus menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus melahirkan bibit unggul yang dapat berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Hadir Ketua POBSI Sumbar Irfan Amran, unsur pimpinan DPRD Padang Osman Ayub, Ketua POBSI Padang Mia Maharani, Owner dan Komisaris Oriental Billiards, Budi Rustan, dan Mohamad Suis.
“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen Piala Wali Kota Cup yang digelar bertepatan dengan momentum HUT ke-356 Kota Padang dan HUT ke-80 RI. Semoga melalui ajang ini lahir lebih banyak atlet biliar berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” kata Irfan Amran, saat menutup turnamen.
Turnamen Biliar Oriental Billiards – Piala Wali Kota Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi dan hiburan bagi masyarakat pecinta biliar di Kota Padang dan sekitarnya.(*)
Editor : Hendra Efison