Menghadapi SMA Pembangunan Laboratorium UNP, tim asuhan Aqil Windya Zakirman tampil solid dan mengamankan kemenangan dengan skor 29-17, Selasa (19/8) WIB.
Pertandingan berlangsung sengit di GOR Prayoga, namun SMAN 7 mampu mengontrol tempo permainan sejak kuarter pertama hingga keempat.
Terakhir kali, SMAN 7 Padang berhasil membawa pulang gelar Runner Up pada musim 2022, dan kemenangan kali ini sebagai langkah awal yang positif untuk melanjutkan prestasi.
Pelatih SMAN 7 Padang, Aqil Windya Zakirman, menilai permainan anak asuhnya masih perlu banyak pembenahan.
“Hasilnya mungkin belum memuaskan karena game plan yang diharapkan pelatih tidak berjalan mulus. Tapi anak-anak tetap semangat terhadap pertandingan tadi, itu yang patut diapresiasi,” jelasnya.
Aqil menambahkan, evaluasi besar akan dilakukan karena lawan berikutnya telah di depan mata, yakni SMA Don Bosco, yang dikenal sebagai tim terkuat di Sumbar.
“Kekurangan tadi ada di defense, di kuarter 1 dan 2 kita team foul semua. Fokus kami ke depan adalah konsistensi, mental, dan fisik pemain,” ungkapnya.
Sedangkan Pelatih SMA Pembangunan Laboratorium UNP, Reski Muklis Ardiansah, menyatakan hasil pertandingan kali ini mengecewakan.
“Secara hasil memang mengecewakan, belum sesuai keinginan. Tapi tetap saya apresiasi anak-anak yang sudah berjuang habis-habisan,” ujarnya.
Reski menambahkan, timnya akan menggunakan catatan dari pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk persiapan DBL tahun berikutnya.
“Kami akan evaluasi dari pertandingan ini untuk mempersiapkan edisi berikutnya. Selain itu, regenerasi tim menjadi fokus karena komposisi pemain tahun depan separuh baru dan separuh bertahan,” terangnya.
Dengan hasil ini, SMAN 7 Padang melangkah ke babak berikutnya, sementara SMA Pembangunan Laboratorium UNP harus mengakhiri perjuangan di Honda DBL With Kopi Good Day 2025 West Sumatra.(mg7/mg10/yud)
Editor : Heri Sugiarto