Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Semen Padang FC vs PSM Makassar, Sapu Bersih Laga Kandang Penting untuk Musim Panjang

Adetio Purtama • Jumat, 22 Agustus 2025 | 10:10 WIB

Selebrasi Bruno Gomes usai cetak gol ke gawang Dewa United dalam laga BRI Super League di Stadion GOR Agus Salim, Padang, Jumat (15/8).(Foto: Irham)
Selebrasi Bruno Gomes usai cetak gol ke gawang Dewa United dalam laga BRI Super League di Stadion GOR Agus Salim, Padang, Jumat (15/8).(Foto: Irham)

PADEK.JAWAPOS.COM-Start lumayan baik berhasil ditunjukkan Semen Padang FC pada laga awal BRI Super League 2025-2026. Satu kali kalah dan satu menang membuat Kabau Sirah menempati posisi ke-9 klasemen sementara.

Hasil itu ingin terus dipertahankan ketika mereka menjamu PSM Makassar di Stadion H Agus Salim Padang, sore ini pukul 15.30 WIB (siaran langsung Vidio).

Berbeda dengan Semen Padang FC, PSM Makassar sejauh ini belum meraih kemenangan. Tim Juku Eja hanya mengoleksi dua poin dari dua pertandingan awal, masing-masing hasil imbang 1-1 melawan Persijap Jepara dan Bhayangkara FC.

Meski bermain di kandang, Semen Padang FC tidak bisa menganggap remeh lawan. Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Semen Padang hanya sekali menang—pada 2019.

Musim lalu, PSM Makassar bahkan mampu mencuri satu poin di Padang dan menang 2-0 saat laga digelar di Makassar.

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menegaskan PSM Makassar merupakan lawan yang tangguh. Ia menilai tim asuhan Bernardo Tavares memiliki organisasi permainan yang baik, dengan gaya dan struktur permainan yang konsisten selama tiga tahun terakhir.

“Mereka (PSM Makassar) adalah tim bagus. Ini akan menjadi laga sulit. Untuk itu kami terus mencoba meningkatkan penampilan di lapangan dengan melakukan persiapan latihan dan mematangkan pola permainan yang akan dijalankan,” kata Eduardo.

Ia menambahkan, dua laga kandang di awal musim menjadi kesempatan penting untuk mengamankan posisi tim di klasemen sementara.

“Penting bagi kami untuk memenangkan dua pertandingan kandang ini agar bisa lebih termotivasi lagi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Namun, Semen Padang FC masih belum bisa menurunkan penyerang anyar, Ronaldo Kwateh. Pemain muda tersebut masih menjalani pemulihan pascacedera, meski sudah terlihat mulai berlatih.

“Ya benar dia sudah ikut bermain dalam latihan. Namun belum bisa diturunkan pada pertandingan nanti,” jelas Eduardo.

Sementara itu, gelandang Semen Padang FC, Ripal Wahyudi, menegaskan kesiapan tim menghadapi laga penting ini. “Di setiap latihan kami bekerja keras. Semoga di pertandingan nanti kita bisa mendapatkan poin penuh,” katanya.

Dari kubu lawan, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengakui bahwa bermain di Padang selalu menjadi tantangan besar bagi timnya. Sejak bertemu Semen Padang FC, PSM belum pernah menang ketika tampil di Stadion H Agus Salim.

“Kami main di sini selalu kalah. Musim lalu yang lumayan bagus karena bisa mencuri satu poin. Apalagi saat ini Semen Padang memiliki pemain yang berbeda dari musim lalu, yang mengubah pola permainan mereka jauh lebih baik,” ungkap Tavares.

Meski demikian, Tavares menegaskan timnya tetap berupaya maksimal. Ia menyoroti keuntungan Semen Padang yang dua kali beruntun bermain di kandang, sementara PSM harus menjalani dua laga tandang dan menempuh perjalanan panjang.

“Namun kami tetap optimistis bisa mencuri angka di Padang. Meskipun skuad kami belum lengkap, kami akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik,” tegasnya.

Pertandingan sore ini pun dipastikan berlangsung sengit, dengan Semen Padang berusaha mengamankan tiga poin di kandang dan PSM Makassar berupaya memecah rekor buruk di Padang.(*)

Editor : Novitri Selvia
#BRI Super League 2025 2026 #psm makassar #Kabau Sirah #semen padang fc #Eduardo Almeida