Gelandang berusia 26 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis bersama The Gunners hari ini setelah proses negosiasi berlangsung cepat dan mengejutkan.
Langkah Arsenal ini disebut sebagai pembajakan dramatis terhadap upaya Tottenham Hotspur, yang beberapa jam sebelumnya telah mencapai kesepakatan dengan Palace dan juga sang pemain.
Namun, masuknya Arsenal membuat Eze mengubah arah kariernya dan kini berada di ambang kepindahan ke Stadion Emirates.
Eze, yang diketahui sempat memulai karier mudanya bersama Arsenal, disebut tidak akan menemui kendala dalam menyepakati persyaratan pribadi.
Transfer ini diperkirakan akan diselesaikan dalam beberapa hari mendatang dan pengumuman resmi dijadwalkan pada akhir pekan.
Reaksi Tottenham Setelah Gagal Amankan Eze
Kegagalan Tottenham Hotspur dalam mengamankan tanda tangan Eze menambah daftar target transfer yang terlewatkan pada musim panas ini. Sebelumnya, Spurs juga kehilangan peluang mendatangkan Morgan Gibbs-White.
Pelatih Tottenham, Thomas Frank, memberikan tanggapannya usai kabar kepindahan Eze ke Arsenal. Ia menegaskan bahwa klub hanya ingin mendatangkan pemain yang benar-benar berkomitmen untuk membela Spurs.
“Untuk memperjelas, saya tidak menginginkan pemain yang tidak ingin datang ke klub ini dan mengenakan lambang luar biasa ini,” ujar Frank seperti dilansir The Standard.
“Para penggemar juga merasakan hal yang sama. Jika mereka tidak ingin bermain untuk klub ini, tidak masalah. Kami tidak menginginkan mereka di sini. Itu pesannya,” tambahnya.
Respons Arsenal dan Arteta
Di sisi lain, Pelatih Arsenal Mikel Arteta ikut ditanya mengenai perkembangan transfer Eze. Meski enggan memberikan komentar detail, Arteta tampak tak bisa menyembunyikan ekspresi puas.
“Tidak ada yang bisa saya komentari. Anda tahu saya tidak bisa berbicara mengenai pemain yang belum menjadi bagian dari tim atau klub kami,” kata Arteta sambil tersenyum lebar.
Ia kemudian menambahkan, “Kami ingin para pemain merasakan sesuatu yang istimewa ketika datang ke klub ini.”(*)
Editor : Heri Sugiarto