United tampil dengan tekanan tinggi setelah sebelumnya tersingkir dari Carabao Cup oleh tim League Two, Grimsby Town.
Amorim bahkan sempat mengkritik keras para pemainnya dalam konferensi pers pasca laga tersebut. Hasil ini pun menjadi angin segar di tengah sorotan tajam terhadap kinerja sang pelatih asal Portugal.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Pada menit ke-27, Manchester United membuka keunggulan. Sebuah pelanggaran Walker berujung pada tendangan bebas yang dieksekusi Fernandes.
Bola kiriman Fernandes disundul Casemiro, membentur mistar, dan mengenai Josh Cullen sebelum melewati garis gawang.
Kiper Burnley, Martin Dubravka, sempat berusaha menghalau, namun teknologi garis gawang memastikan gol sah untuk United.
Burnley bangkit di babak kedua. Pada menit ke-55, Lyle Foster berhasil menyamakan kedudukan setelah menyambar umpan silang Larsen. Pertahanan United yang lengah membuat skor berubah menjadi 1-1.
Hanya berselang dua menit, United merespons cepat. Bryan Mbeumo memanfaatkan umpan silang Diogo Dalot dan melepaskan sepakan dari jarak dekat yang merobek gawang Burnley.
Gol tersebut menjadi catatan pertama Mbeumo di Premier League musim ini sekaligus membawa United unggul 2-1.
Meski demikian, ekspresi Amorim tetap dingin ketika Mbeumo mencetak gol. Ia hanya menggelengkan kepala, melipat tangan, dan kembali ke bangku cadangan, menunjukkan tekanan yang masih mengiringinya.
Burnley nyaris kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-59 ketika Foster sukses melewati kiper MU Altay Bayindir. Namun, gol dianulir karena Foster lebih dulu terjebak offside. VAR kemudian menegaskan keputusan itu dengan selisih yang sangat tipis.
Tekanan Burnley berbuah hasil pada menit ke-67. Situasi kemelut di kotak penalti United berawal dari tendangan sudut. Bola liar akhirnya berhasil dimanfaatkan Anthony untuk menaklukkan Bayindir, membuat skor kembali imbang 2-2.
Pertandingan tampak akan berakhir dengan skor sama kuat, hingga masuk masa tambahan waktu.
Pada menit ke-90+7, United mendapat hadiah penalti. Fernandes yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan Dubravka dengan tenang, sekaligus menutup laga dengan skor 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Ruben Amorim, yang posisinya mulai terancam setelah hasil buruk di ajang piala domestik.
Di sisi lain, Burnley yang datang dengan tren positif usai mengalahkan Derby di Carabao Cup dan Sunderland di liga, harus puas pulang tanpa poin.
Tim asuhan Scott Parker sempat memberikan perlawanan sengit dengan permainan agresif dan hampir mencuri hasil imbang. Namun, penalti Fernandes di menit akhir memastikan Burnley pulang dengan tangan hampa.(*)
Editor : Heri Sugiarto