Pertandingan di Stadion Vazgen Sargsyan Republican, Yerevan, ini berlangsung penuh haru. Laga melawan Armenia menjadi yang pertama bagi Portugal setelah kepergian penyerang Diogo Jota yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada Juli lalu bersama saudaranya, Andre Silva. Sebelum kick-off, kedua tim mengheningkan cipta untuk mengenang Jota.
Ronaldo Perpanjang Rekor Dunia
Tambahan dua gol membuat Ronaldo kini mengoleksi 140 gol internasional, dan mempertegas statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola.
Ronaldo yang baru menandatangani kontrak baru bersama klub Arab Saudi Al Nassr, juga masih berambisi meraih gelar yang belum pernah ia dapatkan: Piala Dunia.
Jika lolos, turnamen 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi Piala Dunia keenamnya, sejajar dengan Lionel Messi yang meraih gelar juara pada edisi 2022.
Jalannya Pertandingan
Portugal tampil dominan dalam laga ini. Joao Felix membuka keunggulan cepat di menit ke-10.
Ronaldo kemudian menggandakan skor pada menit ke-21, identik dengan nomor punggung yang dikenakan Jota di jersey klub negaranya.
Joao Cancelo memperbesar keunggulan dengan gol ketiga di babak pertama.
Ia merayakan golnya dengan mengangkat tangan ke langit sebagai penghormatan terhadap Jota.
Memasuki babak kedua, Ronaldo kembali mencetak gol keduanya sebelum Felix menutup kemenangan dengan gol kelima.
Portugal pun memastikan start sempurna di Grup F dengan skor telak 5-0.
Martinez Puji Penampilan Tim
Pelatih Portugal Roberto Martinez menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras tim dalam persiapan.
“Persiapan dan sikap pemain sangat baik. Sekarang kami harus segera memulihkan kondisi untuk menghadapi Hungaria,” ujarnya.
Martinez juga menyinggung gol Ronaldo pada menit ke-21. “Sinyal mencetak gol di menit ke-21 berasal dari Diogo kami,” katanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto