Dalam pernyataan resmi pada Minggu (7/9), PSG menyatakan ketidakpuasan karena rekomendasi medis klub tidak diindahkan oleh pelatih Didier Deschamps serta tim medis tim nasional.
Klub meminta adanya protokol baru untuk meningkatkan koordinasi medis antara dokter klub dan federasi.
“Kami ingin peristiwa malang ini menjadi awal bagi kerangka koordinasi medis yang baru, yang menjamin pertukaran informasi sistematis, terdokumentasi, dan timbal balik,” tulis PSG dalam pernyataan yang dilansir Tyc Sports.
Baca Juga: Inggris Kalahkan Andorra 2-0, Thomas Tuchel Puji Elliot Anderson dan Soroti Lini Serang
PSG menegaskan telah menyampaikan laporan medis detail kepada FFF sebelum pemusatan latihan, termasuk rekomendasi mengenai beban kerja dan risiko cedera para pemain.
Namun, klub menyayangkan rekomendasi itu tidak dipertimbangkan dan tidak ada koordinasi dengan tim medis klub.
Cedera yang dialami Dembele dan Doue disebut akan berdampak besar bagi klub maupun karier pemain.
PSG mendesak penerapan prinsip kehati-hatian lebih ketat setiap kali tim nasional memanggil pemain, terutama yang masih menjalani pemulihan cedera.
Pada laga kontra Ukraina yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Prancis, Dembele hanya bermain 30 menit sebelum digantikan Hugo Ekitike akibat cedera.
Dembele dipastikan absen dalam beberapa pekan mendatang, termasuk pada laga perdana fase grup Liga Champions melawan Atalanta.
Pelatih Didier Deschamps menanggapi kritik tersebut dengan menyatakan Dembele berada dalam kondisi siap tampil.
“Dia dalam kondisi baik. Cedera terjadi bukan pada kaki yang sebelumnya bermasalah, melainkan pada kaki lainnya,” ujar Deschamps.
Deschamps menegaskan keputusan menurunkan Dembele sudah sesuai pertimbangan medis. “Hal seperti ini bisa saja terjadi pada pemain lain. Dari sisi medis, tidak ada masalah saat dia dimainkan,” tegasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto