Kemenangan ini mempertegas posisi ‘Three Lions’ di puncak klasemen dengan 15 poin, selisih tujuh poin dari Albania, dan catatan 13 gol tanpa kebobolan.
Harry Kane kembali menjadi sorotan dengan membuka skor pada menit ke-33. Gol ini tercipta dari sepak pojok Declan Rice yang disambut kepala Kane, menaklukkan kiper Serbia, Petrovic.
Hanya dua menit berselang, Mykhailo Madueke menambah keunggulan Inggris melalui gol cantik hasil umpan satu sentuhan Morgan Rogers.
Gol ini menjadi debut gemilang Madueke di tim senior Inggris, menggantikan peran Bukayo Saka yang absen karena cedera.
Inggris terus menekan pada babak kedua. Ezri Konsa mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan Anthony Gordon, sementara Marc Guéhi menambah gol keempat memanfaatkan sepak pojok Rice.
Penalti Marcus Rashford pada menit akhir menutup kemenangan Inggris 5-0, setelah VAR menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap Ollie Watkins.
Selain Kane dan Madueke, Declan Rice juga menonjol dengan dua assist dari situasi bola mati, serta beberapa percobaan tembakan dari luar kotak penalti.
Thomas Tuchel memberikan kesempatan debut bagi pemain muda Morgan Rogers dan Djed Spence, yang tampil pertama kali di tim senior Inggris.
Pertandingan ini menandai perbedaan mencolok dari era Gareth Southgate. Inggris di bawah Tuchel menunjukkan permainan cepat, agresif, langsung ke sasaran, dan menghibur bagi penggemar.
Dengan lima kemenangan dari lima laga, Inggris semakin dekat memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto