Manchester United kembali menderita kekalahan 3-1 akhir pekan lalu dari Brentford di laga tandang, setelah sebelumnya menang atas Chelsea pada 20 September 2025.
Kekalahan ini membuat kepercayaan diri tim menurun dan posisi pelatih Ruben Amorim berada di ujung tanduk menjelang jeda internasional.
United masih menunggu kemenangan beruntun di Liga Premier sejak kepemimpinan Amorim. Namun, berpeluang meraih kemenangan ketiga berturut-turut di kandang jika berhasil mengalahkan Sunderland.
Kabar baik bagi Setan Merah, beberapa pemain kunci kembali tersedia. Amad Diallo yang absen karena duka keluarga dan Tyrell Malacia kembali dari cedera, sementara Casemiro bisa langsung dimainkan setelah menjalani skorsing satu laga.
Noussair Mazraoui tetap absen dan ketiadaan Lisandro Martínez masih meninggalkan lubang di lini pertahanan.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menegaskan saatnya bagi Manchester United untuk menunjukkan kualitas sebenarnya saat menghadapi Sunderland.
Dalam konferensi pers di Carrington, menjelang kick-off, Amorim menekankan bahwa sekarang bukan waktu untuk berbicara, melainkan untuk bertindak.
"Bukan saatnya bicara. Ini saatnya menunjukkan. Sekali lagi, saya bisa melihat pertandingan tahun ini dan, bagi saya, pertandingannya benar-benar berbeda," katanya.
Ia menambahkan bahwa konsistensi dalam usaha dan detail permainan masih menjadi kendala. “Cara bermain, semua usaha yang kami berikan, maksimal di setiap hal, tidak selalu sama di setiap pertandingan. Kami harus menemukan keseimbangan itu, itu akan mengubah segalanya untuk kami,” jelasnya.
Sunderland: Konsisten di Awal Musim
Sunderland menunjukkan performa solid sejak promosi ke Liga Premier. Tim asuhan Régis Le Bris menempati posisi kelima dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari enam laga awal.
Kunjungan ke Old Trafford menjadi yang pertama sejak Desember 2016. Meskipun United hanya meraih kemenangan di kandang musim ini, Sunderland tetap memiliki catatan pertahanan kuat dan kepercayaan diri tinggi.
Beberapa pemain Sunderland tetap absen, termasuk Reinildo yang menjalani skorsing tiga laga, serta Habib Diarra, Dennis Cirkin, Romaine Mundle, Aji Alese, dan Leo Hjelde.
Arthur Masuaku kembali bermain menggantikan Reinildo, sementara Wilson Isidor memimpin lini depan dengan tiga gol di Liga Premier sejauh ini, dan Granit Xhaka menjadi pengatur permainan di lini tengah.
Rekor Pertemuan
Manchester United belum menghadapi Sunderland hampir satu dekade. United unggul dalam head to head dengan hanya tiga kekalahan dari 29 pertemuan terakhir. Kemenangan terakhir Sunderland atas United terjadi pada 2016.(*)
Prediksi Susunan Pemain
Manchester United: Bayındır; Yoro, De Ligt, Shaw; Dalot, Casemiro, Fernandes, Dorgu; Mbeumo, Cunha; Šeško.
Sunderland: Roefs; Hume, Mukiele, Alderete, Masuaku; Xhaka, Sadiki; Talbi, Rigg, Le Fée; Isidor.
Editor : Heri Sugiarto