Ange-Yoan Bonny menjadi pemain kunci dalam kemenangan ini dengan satu gol dan tiga assist. Penampilan impresifnya membantu Inter Milan menjaga dominasi di lini serang.
Inter langsung unggul cepat pada menit ke-6. Nicolò Barella merebut bola di tengah lapangan dan mengirimkan umpan kepada Bonny.
Bonny membawa bola dari sisi kiri dan memberikan umpan horizontal ke Lautaro Martínez, yang berhasil menaklukkan kiper Cremonese. Skor 1-0 untuk Inter tercipta.
Pada menit ke-12, gol Akanji dianulir oleh VAR karena posisi offside. Federico Dimarco melepaskan tembakan dari luar kotak penalti memanfaatkan bola muntah dari pertahanan Cremonese, tapi posisi Akanji dinyatakan tidak sah.
Inter kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-38. Dimarco mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut sundulan Bonny di tiang dekat. Gol ini menjadi gol dan assist pertama Bonny sebagai starter, menggantikan Marcus Thuram yang cedera, menjadikan skor 2-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Inter berlanjut. Pada menit ke-55, Bonny mengatur bola dari situasi sepak pojok dan memberikan assist kepada Dimarco.
Tendangan keras dari sisi kiri luar kotak penalti berhasil menembus gawang Cremonese, dan membawa Inter unggul 3-0.
Dua menit berselang, Bonny kembali memberikan assist kepada Barella yang menyelesaikan peluang menjadi gol keempat Inter.
Cremonese memperkecil ketertinggalan pada menit ke-87.
Setelah Diouf kehilangan bola, umpan silang dari sisi kiri diselesaikan oleh Federico Bonazzoli di tiang jauh. Skor akhir 4-1 untuk Inter.
Kemenangan ini membuat Inter Milan menyamai poin AC Milan, Napoli, dan Roma di puncak klasemen Serie A 2025/2026. Ketiga klub tersebut dijadwalkan bermain pada hari Minggu.
Kemenangan ini sekaligus menandai kekalahan pertama Cremonese di Serie A musim ini tanpa diperkuat kiper Emil Audero yang cedera. Sementara Inter Milan menjaga tren positif di semua kompetisi.(*)
Editor : Heri Sugiarto