Chelsea unggul lebih dulu melalui Moises Caicedo pada menit ke-14 dengan tembakan jarak jauh yang spektakuler.
Liverpool berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63 lewat Cody Gakpo, memaksimalkan umpan dari Alexander Isak.
Estevao, yang baru masuk sebagai pengganti, mencetak gol penentu kemenangan setelah menerima umpan silang dari Marc Cucurella.
Kemenangan dramatis ini diwarnai insiden Enzo Maresca, pelatih Chelsea, yang diusir ke luar dari lapangan karena selebrasi berlebihan.
Maresca sebelumnya menerima kartu kuning karena protes terhadap keputusan VAR terkait klaim penalti Chelsea. Namun, setelah gol Estevao tercipta di menit ke-95, Maresca berlari sepanjang touchline untuk merayakan kemenangan, sehingga wasit menunjukkan kartu merah langsung.
Hasil pertandingan yang berlangsung mendebarkan ini membawa Chelsea naik ke peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan 11 poin, sementara Liverpool berada di posisi kedua, tertinggal satu poin dari Arsenal.
Pemain Muda dan Lini Belakang Chelsea
Estevão, yang baru bermain sebagai pengganti, menunjukkan kualitas impresif hanya dalam 15 menit plus waktu tambahan.
Pemain 18 tahun ini tampil berani membawa bola, mengambil risiko tepat, dan menempatkan diri di posisi yang ideal untuk menyelesaikan gol kemenangan.
Pada laga krusial ini Chelsea menghadapi tantangan besar di lini belakang karena absennya beberapa pemain utama akibat cedera dan skorsing.
Trevoh Chalobah absen karena skorsing, Wesley Fofana masih menjalani protokol gegar otak, dan Levi Colwill serta Tosin Adarabioyo juga cedera.
Meski begitu, pengganti seperti Josh Acheampong dan Benoit Badiashile tampil solid sebelum digantikan karena cedera.
Malo Gusto, yang berperan sebagai gelandang bertahan, tampil impresif, memenangkan bola dan memberi assist untuk gol Caicedo.
Reece James, yang awalnya bermain di bek kanan, pindah ke bek tengah setelah cedera pemain lain dan membantu menahan tekanan Liverpool.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Chelsea sebelum jeda internasional Oktober, sekaligus menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan tim menghadapi cedera pemain kunci.
Bagi Liverpool, kekalahan ini merupakan yang ketiga berturut-turut dalam seminggu, setelah sebelumnya kalah dari Crystal Palace 1-2 dan Galatasaray 0-1.(*)
Editor : Heri Sugiarto