Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Tugas Nomor ST/13/PERSAMBI/X/2025 yang diterbitkan oleh PP Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) dan ditandatangani oleh Ketua Umum Krisna Bayu.
Dari sejumlah atlet nasional, Handezka menjadi satu-satunya wakil dari Sumatera Barat yang masuk daftar kontingen resmi. Kepercayaan ini menegaskan konsistensinya dalam mencatat prestasi di level nasional bersama tim Sambo Sumbar.
“Ini kesempatan besar dan penuh tanggung jawab. Saya ingin membawa nama baik Indonesia dan juga Ranah Minang di panggung dunia. Mohon doa dari masyarakat Sumbar agar saya bisa tampil maksimal,” ujar Handezka Vaktorias, sebelum bertolak ke pusat pelatnas.
Pelatih Sambo Sumbar, Dr.(cand.) Hendri Gusman Darma, S.Kom., M.Pd., menyebut pencapaian Handezka merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan di daerah.
“Keberangkatan Handezka ke Kejuaraan Dunia ini bukan kebetulan, melainkan buah dari proses panjang dan disiplin latihan. Ia menjadi contoh bagi atlet muda bahwa kerja keras selalu berbuah hasil,” ujarnya.
Selain Handezka, tim Indonesia juga akan menurunkan sejumlah atlet dan ofisial, di antaranya Arnold Silalahi (ofisial), Maria Stella Rosario Sjahlim (wasit), Amelia Devy, dan Riyan Maulana.
Mereka dijadwalkan turun pada nomor Combat Sambo dan Sport Sambo, menghadapi para juara dunia dari berbagai negara.
Partisipasi Handezka di ajang internasional ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Sumatera Barat terus melahirkan atlet berprestasi.
Melalui keikutsertaannya di Kejuaraan Dunia Sambo 2025, semangat juang Ranah Minang kembali hadir di pentas olahraga dunia.(*)
Editor : Hendra Efison