Opta memperkirakan peluang menang Madrid 45,6%, Barcelona 31%, dan hasil imbang 23,6%. Data ini mencerminkan momentum positif tim tuan rumah asuhan Pelatih Xabi Alonso.
Tren Formasi Tim
Model Opta menggunakan ribuan titik data termasuk performa tim, statistik lanjutan, metrik pemain, dan catatan pertandingan historis. Hasil simulasi menunjukkan Madrid tampil lebih konsisten dan tajam.
Real Madrid menang empat dari lima laga terakhir. Kekalahan tunggal terjadi dalam derby 5–2 kontra Atletico Madrid. Sejak itu, kemenangan diraih atas Getafe (1–0), Villarreal (3–1), Kairat Almaty (5–0, Liga Champions), dan Levante (4–1).
Kemenangan terakhir sebelum Clasico, diraih Real Madrid saat hadapi Juventus di Liga Champions 2025/2026 pada Kamis dinihari WIB (23/10/2025) berkat gol tunggal Jude Bellingham
Sementara Barcelona menunjukkan performa tidak stabil. Tim arahan Pelatih Hansi Flick menang tipis 2–1 atas Girona berkat gol telat Ronald Araújo, namun sebelumnya kalah 4–1 dari Sevilla dan 2–1 melawan PSG.
Barcelona bangkit jelang Clasico saat mengalahkan Olympiacos 6–1 di Liga Champions yang digelar di Camp Nou pada Selasa (21/10) malam.
Performa Pemain Kunci
Kylian Mbappé menjadi faktor keunggulan Madrid, dengan 10 gol dan 2 assist di La Liga. Total 15 gol di semua kompetisi.
Sedangkan Lamine Yamal bersinar di Barcelona (2 gol, 4 assist), diikuti Marcus Rashford (3 gol, 5 assist).
Meski statistik mendukung Madrid, El Clasico selalu penuh emosi dan sejarah, sehingga hasil akhir yang berbeda tetap terbuka.
Jika prediksi Opta AI akurat, Santiago Bernabeu memiliki alasan tambahan untuk merayakan kemenangan tuan rumah.(*)
Editor : Heri Sugiarto