Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Spalletti Resmi Tangani Juventus, Targetkan Scudetto dan Bangun Disiplin Tim

Heri Sugiarto • Sabtu, 1 November 2025 | 10:51 WIB

Luciano Spalletti memimpin latihan perdana Juventus jelang laga Serie A kontra Cremonese.(Foto: Instagram @juventus)
Luciano Spalletti memimpin latihan perdana Juventus jelang laga Serie A kontra Cremonese.(Foto: Instagram @juventus)
PADEK.JAWAPOS.COM – Luciano Spalletti resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Juventus. Dalam konferensi pers perdananya, pelatih asal Italia itu menegaskan komitmennya untuk membawa Bianconeri bersaing di papan atas Serie A, termasuk dalam perburuan gelar Scudetto musim ini.

Spalletti menyatakan kesiapannya memimpin tim meski hanya menandatangani kontrak berdurasi delapan bulan.

“Jika saya tidak percaya pada Juventus, saya tidak akan menerima kontrak ini. Tujuan Scudetto? Mengapa tidak. Tapi saya tidak suka slogan—lebih baik membiarkan suara bola di lapangan yang berbicara,” ujarnya dalam konferensi yang disiarkan Sky Sports Italia, Jumat (31/10/2025).

Kontrak dan Dukungan Klub

Direktur umum Juventus, Damien Comolli, yang turut hadir memperkenalkan Spalletti, mengungkapkan bahwa kerja sama ini berpotensi berlangsung jangka panjang.

“Kami senang menyambut Spalletti karena dia adalah pelatih berpengalaman dan sukses di berbagai klub. Kontraknya berlaku hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan. Kami melihat ini sebagai awal dari kolaborasi jangka panjang,” ujar Comolli.

Soal Target dan Pemain

Spalletti menegaskan keyakinannya bahwa Juventus masih dapat bersaing memperebutkan gelar juara Serie A.

“Masih ada 29 pertandingan tersisa, dan saya telah melihat banyak hal dalam lebih dari 30 tahun karier saya. Niat kami harus maksimal,” katanya.

Terkait masa depan striker Dusan Vlahovic yang juga memiliki kontrak delapan bulan tersisa, Spalletti menilai situasi tersebut tidak menjadi kendala.

“Saya tidak mendapat tekanan dari klub. Saya berbicara langsung dengannya, dan dari pertandingan terakhir terlihat jelas bahwa ia menunjukkan niat yang kuat,” ujarnya.

Taktik dan Persiapan

Spalletti mengatakan akan menghormati sistem permainan yang sudah diterapkan sebelumnya.

“Hari ini adalah latihan pertama saya. Mungkin kami akan melanjutkan apa yang sudah ada, tetapi beberapa pemain juga bisa bermain di posisi berbeda. Bisa saja kami menggunakan formasi empat bek,” ungkapnya.

Menjelang laga melawan Cremonese, Spalletti mengingatkan pentingnya kerendahan hati.

“Tidak ada tim yang memiliki dominasi mutlak di Serie A. Kami harus menghormati semua lawan. Saya tidak suka slogan—biarkan suara bola di lapangan yang menyampaikan pesan kami,” tegasnya.

Mentalitas dan Kepemimpinan

Pelatih berusia 65 tahun itu juga menyoroti pentingnya disiplin dan hubungan antaranggota tim.

“Autodisiplin selalu menjadi pembeda. Dalam tim, perhatian dan rasa saling menghargai akan menciptakan ikatan. Melalui rasa saling percaya, sebuah tim dapat tumbuh menjadi lebih kuat,” kata Spalletti.

Dengan pengalaman panjangnya di Napoli, Inter Milan, dan Roma, Spalletti diharapkan mampu mengembalikan Juventus ke jalur kemenangan dan memperkuat identitas permainan klub.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pelatih Juventus #scudetto #Comolli #serie a #Vlahovic #luciano spalletti #juventus