Dua gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-6 dan ke-62.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Semen Padang FC menjadi delapan kekalahan beruntun, termasuk lima kali kalah secara beruntun di kandang.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengakui timnya kalah kualitas dari Borneo FC. “Kita masih belum bisa mendapatkan poin. Memang tim Borneo FC untuk saat ini jauh lebih bagus dari kita. Mereka mendominasi, meski kita punya beberapa peluang, tapi itu belum cukup,” ujar Dejan seusai laga.
Ia menambahkan bahwa seluruh elemen tim merasa kecewa dengan hasil tersebut. “Tentu saja kita semua sedih dan tidak menginginkan hasil ini. Saya pikir, untuk saat ini, materi pemain yang kita punya harus tetap jalan. Di putaran kedua nanti, kita harus ada perubahan secara materi,” kata pelatih asal Serbia itu.
Meski kecewa, Dejan tetap memberikan apresiasi kepada para suporter yang terus memberi dukungan. “Terima kasih kepada suporter yang selalu mendukung kita. Ke depan, kita ingin tampil lebih baik lagi dan terus melakukan pembenahan,” tegasnya.
Terkait kesalahan mendasar yang kembali terlihat di pertandingan, Dejan menyebut hal itu sudah menjadi masalah lama.
“Dalam latihan kita sudah terus mengasah passing dan finishing. Saat latihan, mereka bagus, tapi di pertandingan berbeda. Pemain banyak melakukan kesalahan mendasar, jadi kita harus bekerja lebih keras lagi,” jelasnya.
Kekalahan ini membuat Semen Padang FC masih terpuruk di dasar klasemen sementara Super League dengan empat poin dari 12 pertandingan.
Dejan menegaskan timnya akan berjuang untuk bangkit di laga-laga berikutnya. “Kita harus cari formulasi dan fight untuk bangkit. Jarak dengan tim di atas kita tidak jauh, semua bisa berubah dalam satu dua pertandingan,” tegasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto