Penyerang muda Troy Parrott menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol yang membawa Irlandia unggul sementara.
Gol pertama Parrott tercipta pada menit ke-18 lewat situasi bola mati. Ia berhasil memanfaatkan umpan sundulan Liam Scales di tiang jauh dan menuntaskannya dari jarak dekat untuk membuka keunggulan 1-0.
Portugal yang menurunkan Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Joao Felix tampil dominan dalam penguasaan bola, tapi kesulitan menembus pertahanan disiplin Irlandia yang dikawal oleh Nathan Collins dan Seamus Coleman.
Pada menit ke-38, Parrott kembali mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan panjang dari lini belakang, pemain berusia 22 tahun itu mengontrol bola dengan baik di tepi kotak penalti, berbalik badan, dan melepaskan tembakan rendah ke sudut kanan gawang Diogo Costa.
Gol kedua tersebut membuat publik Aviva Stadium bergemuruh.
Portugal sempat menciptakan sejumlah peluang melalui Cancelo dan Vitinha, namun kiper Caoimhin Kelleher tampil sigap menepis beberapa ancaman berbahaya, termasuk tembakan jarak jauh Joao Neves.
Upaya Ronaldo lewat tendangan bebas di awal pertandingan juga gagal menembus pagar hidup Irlandia.
Dengan hasil sementara ini, Irlandia berpeluang memperbaiki posisi di klasemen Grup B dengan koleksi tujuh poin, terpaut satu angka dari Hungaria.
Sementara Portugal, yang sebelumnya belum terkalahkan di fase kualifikasi, menghadapi tekanan besar untuk membalikkan keadaan di babak kedua.
Pertandingan di Dublin ini menjadi salah satu performa terbaik Irlandia dalam beberapa tahun terakhir, menandai kebangkitan skuad asuhan Stephen Kenny yang tampil penuh semangat dan disiplin menghadapi tim bertabur bintang seperti Portugal.(*)
Editor : Heri Sugiarto