Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mbappe ke Dubai Picu Kontroversi Baru Usai Absen di Timnas Prancis

Heri Sugiarto • Rabu, 19 November 2025 | 22:01 WIB

Absennya Mbappé dari timnas Prancis dan perjalanan ke Dubai menimbulkan pertanyaan jelang Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. IG @k.mbappe)
Absennya Mbappé dari timnas Prancis dan perjalanan ke Dubai menimbulkan pertanyaan jelang Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. IG @k.mbappe)
PADEK.JAWAPOS.COM-Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan setelah meninggalkan skuad timnas Prancis menjelang pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Azerbaijan Senin lalu.

Menurut Pelatih Prancis, Didier Deschamps, pemain Real Madrid itu absen karena radang pergelangan kaki. “Tidak ada alasan untuk mengambil risiko karena tim sudah lolos ke Piala Dunia," katanya seperti dilansir BeiN Sports.

Didier Deschamps bahkan menyatakan telah menempatkan Mbappe di bawah wewenang Real Madrid, dan memberi sinyal bahwa bintang berusia 26 tahun itu bisa kembali ke Spanyol. Tapi, keputusan berikutnya memicu kontroversi baru di Prancis.

Perjalanan ke Dubai yang Menjadi Sorotan

Alih-alih kembali ke Madrid, Mbappe memilih terbang ke Dubai. Di sana, ia menginap di hotel mewah Atlantis The Royal dan mengunjungi Padel One Club, menurut laporan media Prancis L’Équipe.

Alasan kunjungan ke Emirat tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Kabar ini menimbulkan pertanyaan di internal timnas dan membangkitkan kembali kontroversi yang sebelumnya sempat mereda.

Selain kontroversi Dubai, Mbappe juga menghadapi sengketa kontrak lama dengan Paris Saint-Germain (PSG). Striker Real Madrid itu menuntut kompensasi lebih dari $301 juta, termasuk sekitar €55 juta upah yang belum dibayar, ditambah klaim kerugian atas perlakuan tidak adil dan pelecehan psikologis.

Mbappe menuduh PSG melanggar kontraknya dan menciptakan lingkungan kerja “tidak ramah” sebelum kepindahannya ke Real Madrid pada 2024.

Media Prancis mengingatkan, pada musim gugur 2024—setelah resmi bergabung dengan Real Madrid—Mbappe pernah menimbulkan ketegangan karena beberapa ketidakhadiran, meski presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, membela pemainnya.

“Ketika dia adalah pemain terbaik dunia, dia tak tergantikan bagi Prancis. Saya berharap dia kembali ke performa terbaik dan bergabung kembali pada bulan Maret," katanya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#piala dunia 2026 #didier deschamps #kylian mbappe #kontroversi mbappe #timnas prancis #real madrid