PADEK.JAWAPOS.COM-Felipe Chaby dan Bruno Gomes tak dibawa ke Jepara. Cornelius Stewart tiba-tiba hilang dari daftar susunan pemain.
Tapi, tanpa tiga penggawa asing tersebut, Semen Padang FC jutru mampu meraih kemenangan di kandang Persijap Jepara, kemarin. Kemenangan kedua dari 12 laga yang telah mereka jalani di BRI Super League 2025-2026.
Tapi, itulah tiga poin penuh pertama klub berjuluk Kabau Sirah tersebut, usai mencatat delapan kekalahan beruntun pada laga-laga sebelumnya.
Leo Guntara dan kawan-kawan pun, mulai meninggalkan dasar klasemen. Naik satu peringkat menggusur Persis Solo dengan poin tujuh.
Hanya saja, klub kebanggaan urang awak itu, bisa kembali ke peringkat 18, seandainya Persis Solo menang dalam laga kontra Bali United, Minggu (23/11) ini. Persis hanya berjarak satu poin dengan Semen Padang FC.
Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Semen Padang FC mendapat keuntungan besar dari dikartumerahnya bek kiri Persijap, Najeeb Yakubu pada menit ke-24.
Menghadapi tuan rumah yang bermain dengan 10 orang, dimanfaatkan Pedro Matos tiga menit berselang. Tendangannya dari luar kotak penalti sempat membentur salah seorang bek Persijap, sebelum meluncur mulus masuk ke gawang.
Meskipun menguasai permainan, laga tak benar-benar berjalan murah bagi anak asuh Dejan Antonic. Laskar Kalinyamat -julukan Persijap- mencoba mengandalkan serangan balik untuk menyeimbangkan kedudukan.
Hasilnya, gol datang pada menit ke-44 lewat sontekan Sudi Abdallah. Di babak kedua, jalannya pertandingan relatif sama dengan babak pertama.
Tapi akhirnya, Semen Padang FC mendapatkan gol kedua lewat Armando Obet Oropa pada menit ke-66. Setelah itu tak ada lagi gol yang datang dari kedua kubu.
Usai laga di pekan ke-13 itu, Dejan Antonic menyambut kemenangan tersebut dengan penuh kebahagian. Apalagi tiga poin ini adalah yang perdana ia raih setelah menggantikan posisi Eduardo Alemeida sejak laga kedelapan.
“Pertandingan cukup berat. Karena kedua tim sama-sama-sama ingin menang. Saya kira kami lebih tenang dari Persijap Jepara,” ungkapnya dalam menanggapi perjalanan pertandingan yang dibanjiri delapan kartu kuning dan satu kartu merah itu, pada sesi jumpa pers.
Tapi ia mengingatkan, ini cuma satu pertandingan. Masih banyak pertandingan tersisa yang harus dijalani untuk bisa keluar dari zona degradasi. “Semoga kami bisa lebih bagus lagi pada waktu yang akan datang,” sebut orang Serbia itu.
Sementara itu, pencetak gol kemenangan Semen Padang FC Armando Obet Oropa mengatakan, kunci dari kemenangan tim kali ini adalah kepercayaan.
“Pelatih percaya kepada kami, kami percaya kepada pelatih. Saya bersyukur bisa meraih kemenangan di laga ini,” kata dia.
Untuk pertandingan selanjutnya, Semen Padang FC akan kembali melakoni laga tandang. Persik Kediri menjamu mereka di Stadion Brawijaya, Kamis (27/11).
Tapi karena target mencuri poin, Dejan dan tim manajemen, tak memilih balik ke Padang. Mereka tetap tinggal dan berlatih di Jepara.
“Terlalu banyak perjalanan tidak bagus untuk kondisi tim. Semoga kami bisa mencuri poin di Kediri nanti,” tukas Dejan. (cip)
Editor : Novitri Selvia