Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padek Cup 2025 Resmi Bergulir, 78 Tim Usia Dini Ramaikan Lapangan FIK UNP

Riyadhatul Khalbi • Jumat, 19 Desember 2025 | 10:34 WIB

TUNAS MUDA: SSB Sungai Abang di depan Graha Pena Padang saat akan melakukan pemeriksaan keabsahan data pemain pada Padek Cup 2025, kemarin.
TUNAS MUDA: SSB Sungai Abang di depan Graha Pena Padang saat akan melakukan pemeriksaan keabsahan data pemain pada Padek Cup 2025, kemarin.

PADEK.JAWAPOS.COM-Padek Cup 2025 mulai ditabuh di Lapangan Sepakbola Kampus 2 FIK UNP, Lubukbuaya, Padang, siang ini. Dengan 78 tim peserta, turnamen sepakbola usia dini tersebut akan menyajikan 149 pertandingan pada kelompok umur (KU) 10 dan 12.

Ketua Pelaksana Eko Hermanto menyebut, laga pertama akan kick off pada pukul 14.00. Untuk KU 10 akan diikuti 31 tim. Sedangkan 47 tim bersaing di KU 12. ”Final akan digelar Minggu (21/12),” sebutnya, kemarin.

Kali ini merupakan tahun ketiga ajang tersebut digelar Padang Ekspres. Pesertanya SSB Sumbar, Riau dan Jambi.

Meskipun dilaksanakan dengan tujuan sebagai wadah pengembangan sepakbola lokal pada tataran akar rumput, total doorprize yang ditawarkan mencapai Rp 25 juta.

Berjalannya Padek Cup 2025 tak lepas dari sponsor utama Bank Nagari dan Elnusa Petrofin. Didukung pula Padang TV, PT Semen Padang, Tjahaja Baru, Aqua, PT Hayati Pratama Mandiri, Smartfren, Hiswana Migas, dan Pemerintah Kota Padang.

Operator Pertandingan Adril Mahaputra menyebut, turnamen ini akan berjalan dalam dua tahap. Hari pertama dan kedua merupakan babak penyisihan grup dengan poin.

Pada hari ketiga memakais sistem gugur dari babak 16 besar hinggan penentuan juara. ”Peringkat 1 dan 2 masing-masing grup di babak penyisihan akan lanjut ke sistem gugur hingga penentuan juara” ucapnya.

Pada saat bertanding akan ada 13 pemain SSB dengan pergantian lima pemain, dan dua manajer, lalu pelatih yang berada di lapangan.

Padek Cup 2025 melaksanakan sistem suspended bagi pemain yang memiliki akumulasi kartu kuning. Pemain tersebut tidak bisa merumput pada satu pertandingan. Kartu merah pun sama.

Laga-laga yang berlangsung dipimpin wasit-wasit dari PSSI Kota Padang. Tak hanya itu, tim medis pun turut disiapkan dari Dinas Kesehatan Kota Padang untuk menjaga keselamatan para pemain usia dini. 

Sementara itu, kemarin juga telah digelar pendataan keabsahan data pemain di Graha Pena Padang. Hal ini dilakukan panitia Padek Cup 2025 agar kompetisi berjalan secara fair dan jelas.

Sementara itu, Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi menekankan, Padek Cup merupakan komitmen dari perusahaan yang dipimpinnya untuk ikut serta mengembangkan sepakbola di ranah Minang. Khususnya terhadap anak-anak usia dini.

Menurutnya, dengan memulai sejak dini, anak-anak memiliki kesempatan lebih besar untuk mengasah keterampilan dan memahami pentingnya kerja keras dalam mencapai kesuksesan.

Ia berharap Padek Cup dapat menjadi inspirasi bagi komunitas olahraga di daerah lain untuk menyelenggarakan kompetisi serupa.

”Melalui Padek Cup, kami ingin menciptakan suasana yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga penuh dengan semangat persahabatan yang pada akhirnya akan memperkaya pengalaman mereka,” tukas Nazir. (cr4)

Editor : Novitri Selvia
#Padek Cup 2025 #turnamen sepakbola #Eko Hermanto #adril Mahaputra