Sejak pertandingan dimulai, sisi lapangan dipenuhi orang tua dan keluarga pemain yang memberikan dukungan langsung kepada anak-anak mereka.
Para orang tua tampak berdiri di pinggir lapangan, menyemangati pemain kelompok umur U-10 dan U-12 yang berlaga.
Kehadiran mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetisi sepak bola usia dini yang digelar Padang Ekspres tersebut.
Salah satu orang tua yang hadir, Yunita Susanti (46), mengaku rutin mendampingi putranya Ardany Yusuf, pemain SSB Kasang U-10 asal Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, setiap mengikuti Padek Cup.
“Anak saya sudah ikut sejak usia delapan tahun. Setiap ada Padek Cup, kami selalu ikut dan saya selalu mendampingi,” ujar Yunita.
Menurut Yunita, kehadiran orang tua di lapangan bertujuan memberi motivasi agar anak-anak tetap bersemangat dan belajar bekerja sama, meski hasil pertandingan tidak selalu sesuai harapan.
“Walaupun tim anak saya kalah, tetap kita beri dukungan. Mulai dari semangat, fisik, sampai asupan makanan,” katanya.
Ia juga menyebutkan, orang tua pemain SSB Kasang datang secara rombongan dari Batang Anai. Hampir seluruh orang tua pemain hadir untuk mendukung tim secara langsung.
“Kami datang bersama-sama. Berangkat bareng, nonton bareng. Hampir semua orang tua hadir,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari orang tua pemain SSB Taruna Luki Pariaman.
Ridjalul Rahman Maisa (35), orang tua dari Dahlan, menyatakan kepuasannya melihat perkembangan permainan anaknya yang kembali tampil di Padek Cup 2025.
Baca Juga: HIMES UNP Paparkan Kajian Bencana Hidrometeorologi Sumbar 2025 ke DPRD, Ini Rekomendasinya
“Ini sudah yang kedua kali di usia 10 tahun. Permainan anak sudah mulai bagus,” kata Ridjalul.
Ia menilai Padek Cup memberikan manfaat bagi pemain usia dini karena menambah jam bertanding sekaligus meningkatkan motivasi berlatih.
“Event-nya bagus, menambah jam bermain dan motivasi anak untuk terus berlatih sepak bola,” ujarnya.
Ridjalul menambahkan, orang tua pemain SSB Taruna Luki juga datang beramai-ramai setelah berkoordinasi melalui grup WhatsApp.
“Orang tua satu tim hampir semuanya datang. Janjian di grup, lalu datang bersama,” tuturnya.
Kehadiran dan antusiasme orang tua tersebut menambah semarak Padek Cup 2025, sekaligus mencerminkan peran keluarga dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini.(cr4)
Editor : Hendra Efison