Liverpool mendominasi penguasaan bola sejak awal babak pertama, sementara Leeds terlihat nyaman dengan strategi mid-block.
Pada menit ke-14, Robertson mengirim umpan silang yang tepat ke area penalti, namun tidak ada pemain Liverpool yang berhasil menyelesaikannya.
Ekitike sempat mendapat peluang untuk menanduk bola, tapi arah bola meleset dari target.
Di sisi Leeds, Ampadu tampil efektif sebagai gelandang bertahan, beberapa kali menghentikan serangan Liverpool.
Pada menit ke-31, Alisson melakukan kesalahan dalam mengoper bola yang hampir dimanfaatkan Ampadu untuk mencetak gol, namun kiper Liverpool itu berhasil menutup celah dengan cepat.
Peluang lain datang dari Frimpong yang beberapa kali melewati pertahanan Leeds, namun umpan silang maupun tembakan yang dilepaskannya gagal menjadi gol.
Pada menit tambahan babak pertama, Wirtz mendapat peluang setelah tendangan sudut Liverpool, tapi tembakannya melenceng ke tribun penonton.
Permainan Keras dan Pelanggaran di Tengah Lapangan
Pertandingan sempat menjadi lebih keras dan penuh pelanggaran di menit 35 hingga 39, termasuk insiden di mana Stach dijatuhkan oleh Jones. Beberapa penonton menyoroti keputusan wasit yang tampak enggan memberikan pelanggaran untuk dorongan dari belakang yang berpotensi membahayakan pemain.
Leeds sendiri menciptakan beberapa serangan balik cepat, terutama melalui kombinasi Ampadu. Namun, pertahanan Liverpool tetap tangguh, dan beberapa peluang Leeds berhasil digagalkan oleh pemain belakang serta kiper Alisson.
Babak kedua diharapkan lebih produktif, dengan Liverpool berupaya memanfaatkan dominasi penguasaan bola dan Leeds mencoba mengancam lewat serangan balik cepat.(*)
Editor : Heri Sugiarto