Rui Rampa sendiri tidak bisa diturunkan sejak sehari sebelum laga melawan Madura United pekan lalu karena kuku kaki patah. Sedangkan untuk Wakaso, menerima hukuman akumulasi kartu kuning.
Tentunya tanpa kehadiran dua pemain itu, Kabau Sirah--julukan Semen Padang FC--harus berjuang ekstra keras agar target mencuri poin di kandang lawan bisa diwujudkan.
Namun lawan yang dihadapi adalah PSIM Yogyakarta yang saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League.
Meskipun di dua laga terakhir, tim berjuluk Laskar Mataram itu hanya mendapatkan dua hasil seri, tapi dengan skuad yang dimiliki Semen Padang FC saat ini, tentu perjuangan keras harus dilakukan.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (3/1/2026) mengakui memang saat ini situasi timnya sangat sulit pascakekalahan telak dari Madura United pekan lalu.
"Pada dua laga away kami ini, banyak pemain kami yang tidak bisa diturunkan karena sakit dan cedera. Tapi saya sangat mengapresiasi kepada pemain yang tetap berjuang dalam pertandingan," katanya.
Pelatih asal Serbia itu menambahkan, untuk pertandingan besok, timnya masih tidak diperkuat Rui Rampa karena masih cedera, dan ditambah Wakaso yang terkena akumulasi kartu kuning.
"Secara umum dari pemain yang ada, kondisi tim sangat baik. Kami harus fight di setiap laga untuk mencuri poin meskipun lawan kali ini adalah tim kuat dan dalam performa positif," tambahnya.
Sementara itu, pemain Semen Pedro Matos mengatakan, persiapan untuk laga ini berjalan dengan baik. Hanya saja memang hasil buruk di pekan lalu sangat mengecewakan para pemain.
"Kami akan mencoba menampilkan yang terbaik di laga besok. Pastinya kami ingin mencuri poin di setiap laga away ini," ujarnya. (*)
Editor : Adetio Purtama