Gol itu ia buat dalam laga perempat final melawan Pantai Gading, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 3–2 untuk kemenangan Mesir.
Gol Salah terjadi pada menit ke‑52, membantu Mesir memimpin sebelum akhirnya mempertahankan keunggulan atas juara bertahan Pantai Gading.
Dengan torehan ini, Salah menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Afrika yang mencetak gol ke gawang 11 negara berbeda.
Rekor Gol di Piala Afrika yang Dibukukan Salah
Menurut laporan BeiN Sport, gol tersebut membuat Salah memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Andre Ayew (Ghana), Samuel Eto’o (Kamerun), dan Didier Drogba (Pantai Gading), yang masing‑masing pernah mencetak gol ke gawang 10 tim berbeda di Piala Afrika.
Selain rekor itu, gol ini juga membuat total gol Salah di ajang Piala Afrika mencapai 11 gol, menyamai jumlah gol pelatihnya, Hossam Hassan, sebagai pencetak gol terbanyak Mesir di turnamen ini. Ia kini hanya satu gol tertinggal dari rekor tertinggi sepanjang masa Mesir yang dipegang oleh Hassan El‑Shazly.
Perjalanan Gol Salah di Berbagai Edisi Piala Afrika
Laporan statistik Pan Africa Football memperlihatkan bahwa Salah telah mencetak gol untuk Mesir melawan berbagai timnas di edisi Piala Afrika sejak debutnya pada 2017, antara lain melawan Ghana, Burkina Faso, DR Kongo, Uganda, Guinea‑Bissau, Maroko, Mozambik, Zimbabwe, Afrika Selatan, dan Benin sebelum akhirnya mencetak gol melawan Pantai Gading di edisi 2025.
Prestasi ini menunjukkan konsistensi Salah di level kontinental sejak tampil pertama kali pada turnamen ini.
Mesir Lolos ke Semifinal dan Target Selanjutnya
Dengan kemenangan 3–2 atas Pantai Gading, Mesir melaju ke semifinal Piala Afrika 2025 untuk menghadapi Senegal di Tangier, Kamis (15/1) pukul 00.00 WIB.
Salah menggambarkan kemenangan sebagai kemenangan sempurna dan memuji semangat juang timnya dalam mencapai hasil tersebut.
Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan kesiapan menghadapi tekanan besar di pertandingan perempat final.
Salah juga mengingatkan bahwa laga semifinal melawan Senegal, akan lebih menantang dan membutuhkan fokus maksimal.(*)
Editor : Heri Sugiarto