Target tersebut disampaikan setelah pengurus dan pelatih melakukan evaluasi kesiapan atlet.
Pantauan di GOR Aua Kuniang, Kamis (15/1/2026), para atlet terlihat menjalani latihan intensif. Program yang disusun meliputi penguatan fisik, pemantapan teknik, hingga pembinaan mental tanding.
Pada Porprov nanti, Hapkido Payakumbuh menurunkan 10 atlet—enam pada nomor tarung (daeryon), masing-masing tiga putra dan tiga putri, serta empat atlet pada nomor seni.
Wakil Ketua Pengcab Hapkido Payakumbuh, Syuharianto, menyebut target lima emas merupakan hasil kajian mendalam.
“Kami tidak asal memasang target. Atlet yang kami turunkan sudah teruji, sebagian bahkan memiliki pengalaman di kejuaraan nasional. Dengan latihan konsisten, kami optimistis bisa meraih lima emas,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya dukungan Pemko Payakumbuh untuk menjaga motivasi dan kesiapan atlet.
“Hapkido punya potensi besar menyumbang medali. Kami berharap dukungan penuh dari Wali Kota dan jajaran Pemko agar atlet bisa fokus berlatih,” katanya.
Pelatih Hapkido Payakumbuh, Evan (29), menjelaskan latihan saat ini menitikberatkan pada peningkatan kondisi fisik.
“Porprov menuntut stamina kuat. Karena itu, fisik menjadi fokus utama, ditambah treatment khusus sesuai kebutuhan atlet,” ucapnya.
Ia menambahkan aspek mental juga diperkuat untuk menghadapi tekanan kompetisi. Menurutnya, mental bertanding menjadi faktor penting menghadapi lawan dari daerah lain.
Salah satu atlet, Intania (24), mengatakan dirinya menjalani program latihan secara disiplin. “Kami mengikuti semua arahan pelatih. Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Payakumbuh,” katanya.(cr7)
Editor : Hendra Efison